MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto kecewa dengan banyaknya program pemerintah kota yang tidak berjalan.

Danny memastikan akan memberikan sanksi nonjob bagi pejabat yang dianggap gagal.
“Kemungkinan ada yang akan saya ganti, saya nonjobkan. Itu terkait program yang tidak jalan,” tegas Danny, Senin (26/9).
Baca Juga : Kenakan Passapu Khas Bugis-Makassar, Munafri Hadiri HUT ke-69 Kodam XIV/Hasanuddin
“Untuk apa dikasih jabatan kalau tidak jalan, untuk apa dikasih perintah tapi tidak memenuhi perintah, untuk apa dikasih anggaran tapi tidak jelas. Sudah cukup kami percaya,” keluhnya.
Sebagai indikator penilaian Danny Pomanto akan menerbitkan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) seluruh pejabat. Jika tak ada kendala, mutasi pejabat akan dilakukan dalam waktu dekat.
“Nanti ada SKP (Sasaran Kinerja Pegawai). Saya akan terbitkan SKP, saya langsung nilai. Kalau SKP-nya rendah di situ mi kita bisa lihat,” ujarnya.
Baca Juga : MIWF 2026 Resmi Dibuka, Pemkot Makassar Perkuat Dukungan Ruang Budaya
“Habis musyawarah rakyat (musra), nanti setelah anggaran perubahan (rencana mutasi pejabat),” tutupnya.
Diketahui saat ini ada beberapa proyek strategis Pemkot Makassar yang tidak bisa berjalan. Yakni Mal Pelayanan Publik (MPP) dan Smart Panyingkul di Dinas Pekerjaan Umum (PU).

