0%
logo header
Jumat, 10 Juli 2026 18:44

Wali Kota Pekanbaru Sebut Makassar Layak Jadi Contoh Pelayanan Publik dan Inovasi Daerah

Wali Kota Pekanbaru Sebut Makassar Layak Jadi Contoh Pelayanan Publik dan Inovasi Daerah

Menurut Agung, Makassar dipilih karena memiliki posisi strategis sebagai pusat ekonomi Indonesia Timur, didukung tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta inovasi daerah yang dinilai berhasil.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin kembali menjadi rujukan pemerintah daerah lain dalam pengembangan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

banner pdam

Hal itu ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Kota Pekanbaru di Balai Kota Makassar, Jumat (10/7).

Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan potensi daerah, transformasi pelayanan publik, digitalisasi perizinan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, hingga pertukaran inovasi antardaerah.

Baca Juga : Munafri Beri Teladan GAMAS, Antar Putrinya pada Hari Pertama Sekolah

Agung mengatakan, rombongannya sengaja datang ke Makassar untuk mempelajari berbagai inovasi yang telah dijalankan Pemerintah Kota Makassar.

“Sebelum ke Balai Kota, kami berkeliling dan menanyakan langsung kepada masyarakat tentang kepemimpinan Pak Munafri Arifuddin. Dari survei sederhana yang kami lakukan, hampir 95 persen masyarakat menyatakan senang,” ujarnya.

Menurut Agung, Makassar dipilih karena memiliki posisi strategis sebagai pusat ekonomi Indonesia Timur, didukung tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta inovasi daerah yang dinilai berhasil.

Baca Juga : Munafri-Melinda Hadiri Gala Dinner APEKSI 2026, Perkuat Sinergi Antarkota untuk Kemajuan Makassar

“Kami datang jauh dari Provinsi Riau karena ingin belajar tata kelola pemerintahan, pengelolaan lingkungan, hingga sistem pelayanan perizinan berbasis digital,” katanya.

Ia menambahkan, tantangan pembangunan Makassar dan Pekanbaru memiliki banyak kesamaan sehingga kerja sama tersebut diharapkan menjadi ruang saling bertukar pengalaman dan mempercepat pembangunan di kedua daerah.

Sementara itu, Munafri Arifuddin menegaskan kerja sama tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi wadah saling belajar dan berbagi inovasi.

Baca Juga : Pemkot Bakal Revitalisasi Situs Kerajaan Tallo, Hidupkan Kembali Warisan Sejarah Makassar

“Kami juga ingin mempelajari sistem yang diterapkan Pemerintah Kota Pekanbaru. Jadi kerja sama ini bukan hanya Pekanbaru belajar dari Makassar, tetapi Makassar juga belajar dari Pekanbaru,” kata Munafri.

Dalam kesempatan itu, Munafri turut memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Makassar, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang mencapai 6,61%, tingkat kemiskinan sekitar 4,42%, hingga berbagai program unggulan seperti Makassar Creative Hub, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, serta integrasi layanan publik melalui aplikasi Lontara+.