0%
logo header
Sabtu, 25 Februari 2023 12:09

Gerakan Terus Menanam 1 Juta Polybag di Makassar Dimulai, Upaya Pemkot Tekan Inflasi Jelang Ramadan

Gerakan Terus Menanam 1 Juta Polybag di Makassar Dimulai, Upaya Pemkot Tekan Inflasi Jelang Ramadan

Danny Pomanto mengatakan gerakan terus menanam merupakan upaya Pemkot Makassar untuk membangun ketahanan ekonomi di tengah gempuran inflasi.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto resmi melaunching program satu juta polybag gerakan terus menanam, Sabtu (25/2).

banner pdam

Digelar serentak di 15 kecamatan secara virtual, launching program ini dipusatkan di Lorong Wisata Geneva, Kecamatan Tamalanrea.

Dalam sambutannya, Danny Pomanto mengatakan gerakan terus menanam merupakan upaya Pemkot Makassar untuk membangun ketahanan ekonomi di tengah gempuran inflasi.

Baca Juga : Kenakan Passapu Khas Bugis-Makassar, Munafri Hadiri HUT ke-69 Kodam XIV/Hasanuddin

“Jadi bukan sekedar menanam tapi ini strategi kita agar berhasil. Kita selamatkan kota kita dengan inflasi yang terkendali,” kata Danny Pomanto.

Danny Pomanto menyebutkan ada dua penyebab terjadinya inflasi. Yakni inflasi akibat bahan bakar dan kebutuhan pangan.

Hanya saja untuk mencegah terjadinya inflasi akibat bahan bakar Pemkot Makassar tidak mempunyai otoritas untuk menentukan harga bensin.

Baca Juga : MIWF 2026 Resmi Dibuka, Pemkot Makassar Perkuat Dukungan Ruang Budaya

Sehingga, lanjut Danny Pomanto, pemerintah fokus mengendalikan inflasi dengan memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.

Danny Pomanto menyebut ada dua gerakan besar yang dilakukan Pemkot Makassar mengendalikan infalsi akibat pangan.

Yakni operasi pasar murah yang diselenggarakan di truk kontainer di bawah kendali Dinas Perdagangan (Disdag) Makassar.

Baca Juga : Pemkot Makassar Seleksi Imam Kelurahan, Fokus pada Kualitas dan Peran Sosial

Sedangkan kedua yakni gerakan terus menanam satu juta polybag. Gerakan ini dilakukan di 1.096 lorong wisata yang tersebar di 153 kelurahan.

Masing-masing lorong terdapat seribu polybag yang ditanami komoditi cabai dan bawang merah. Kedua komoditi tersebut dipilih berdasarkan analisis Disdag terhadap lonjakan inflasi.

Selain itu, gerakan terus menanam juga sebagai upaya menekan inflasi menyambut bulan suci ramadan. Terlebih saat menjelang lebaran.

Baca Juga : Kemensos Lirik Makassar Jadi Percontohan Nasional Penanganan Sosial

“Saat lebaran ini hal yang paling rawan, kebutuhan meningkat persediaan tidak cukup maka akan naik harga,” ujarnya.

Danny Pomanto berharap melalui gerakan ini, infalsi Kota Makassar bisa turun hingga 3%. Sebab inflasi Kota Makassar 5,93% dari 5,88% pada Januari 2022, lalu.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mahyuddin mengatakan gerakan ini dilakukan Pemkot Makassar dilakukan serentak di seluruh kelurahan.

Baca Juga : Kemensos Lirik Makassar Jadi Percontohan Nasional Penanganan Sosial

“Ini merupakan program prioritas Pemkot dalam hal lorong wisata, juga merupakan instruksi dari pusat untuk melakukan gerakan menanam,” ucapnya.

Gerakan ini juga sebagai langkah untuk menekan angka inflasi. Sebab kedua komoditi yakni cabai dan bawang merah sangat berpengaruh bagi inflasi di Kota Makassar.