MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mendorong Camat, Lurah, hingga Kepala OPD memahami manajemen keprotokoleran.

Hal itu ia sampaikan usai membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas ASN dalam Manajemen Keprotokoleran di Hotel Four Point by Sheraton, Rabu (9/8).
“Keprotokoleran itu adalah kedisiplinan tata aturan, tata tempat, tata waktu. Maka kalau Lurah-Camat mengerti protokol, tidak ada yang malas,” kata Danny Pomanto.
Baca Juga : Pantau MPLS 2026, Wali Kota Appi Pastikan Hari Pertama Sekolah di Makassar Berjalan Lancar
Danny Pomanto menilai protokoler bukan hanya sekadar pengaturan acara, tapi pada penyelenggaraan pemerintahan.
Sehingga ia berharap ASN Pemkot Makassar bisa memahami ilmu keprotokoleran.
Ia juga meminta Camat, Lurah, hingga Kepala OPD mencari orang-orang yang memiliki potensi menjadi seorang protokoler.
Baca Juga : Munafri Beri Teladan GAMAS, Antar Putrinya pada Hari Pertama Sekolah
Mereka nanti akan dibekali ilmu manajemen keprotokoleran sehingga bisa menjamu tamu dari luar, baik nasional maupun internasional.
“Insya Allah ini menjadi tekad kita untuk memperbaiki Kota Makassar. Semoga dengan capacity building ini membuat kota kita semakin nyaman dan semakin dipercaya,” tuturnya.
Sementara, Kepala Bgaian Prokopim Kota Makassar Zuhur Dg Ranca menyampaikan kegiatan ini diikuti seluruh Kepala OPD, Camat, dan Lurah se-Kota Makassar.
Baca Juga : Sukses Jadi Tuan Rumah IGS 2026, Prokopim Perkuat Citra Makassar di Kancah Internasional
Menurutnya, ilmu manajemen keprotokoleran perlu untuk meningkatkan kapasitas ASN khususnya dalam menjaga marwah kenegaraan.
Terutaman tentang kedudukan masing-masing pejabat.
“Jadi ini juga untuk menjaga etika dalam perilaku menjalankan pemerintahan setiap harinya. Jadi OPD lebih memahami apa itu keprotokoleran,” ujar Zuhur Dg Ranca.
Baca Juga : IGS 2026, Prokopim Makassar Kawal Kedatangan Delegasi 28 Negara
Ia mengatakan, kegiatan ini menghadirkan Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI Agus Fatoni sebagai keynote speaker dalam kapasitasnya sebagai Ketua Keprotokoleran Seluruh Indonesia.
“Kalau di Lurah mungkin banyak yang belum paham, makanya ini kesempatan kita untuk memberikan pemahaman,” ujarnya.
Pada periode pertama Wali Kota Danny Pomanto, lanjut Zuhur, telah dibentuk kehumasan dan saat ini sudah berjalan di semua kecamatan, kelurahan, dan OPD.
Baca Juga : IGS 2026, Prokopim Makassar Kawal Kedatangan Delegasi 28 Negara
“Nah tahun ini pak wali kota mencanangkan untuk dibentuk keprotokoleran di setiap OPD. Jadi yang mengatur kegiatan di dinas sudah ada protokolnya masing-masing,” tutupnya.

