0%
logo header
Sabtu, 11 April 2026 18:30

Resmikan SIT Raffasya, Munafri Tekankan Pendidikan Qur’ani dan Berkarakter Jawab Krisis Etika Anak

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin

Munafri menilai konsep pendidikan yang diterapkan SIT Raffasya, seperti program hafalan Al-Qur’an hingga 30 juz, merupakan capaian luar biasa yang membutuhkan sistem pembinaan khusus dan konsistensi tinggi.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya integrasi pendidikan iman, akhlak, dan intelektual dalam membentuk generasi unggul.

banner pdam

Hal itu disampaikan Munafri saat meresmikan grand opening cabang ke-2 Sekolah Islam Terpadu (SIT) Raffasya Yayasan Baitul Makmur di Jalan A.P Pettarani, Sabtu (11/4).

Munafri mengapresiasi kehadiran lembaga pendidikan berbasis Islam terpadu yang dinilai mampu menjawab kebutuhan zaman, khususnya dalam membangun karakter generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual.

Baca Juga : MIWF 2026 Resmi Dibuka, Pemkot Makassar Perkuat Dukungan Ruang Budaya

“Sekarang ini kita tidak hanya butuh anak-anak yang pintar secara intelektual, tapi juga yang punya iman dan akhlak. Percuma cerdas kalau tidak punya akhlak,” katanya.

Ia menilai konsep pendidikan yang diterapkan SIT Raffasya, seperti program hafalan Al-Qur’an hingga 30 juz, merupakan capaian luar biasa yang membutuhkan sistem pembinaan khusus dan konsistensi tinggi.

Appi juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Makassar saat ini tengah mendorong penguatan kurikulum pendidikan dasar SD dan SMP, dengan memasukkan nilai-nilai keimanan, akhlak, serta muatan lokal sebagai bagian penting dalam proses pembelajaran.

Baca Juga : Munafri Arifuddin Instruksikan Camat dan Lurah Aktifkan Poskamling Pascamaraknya Geng Motor di Makassar

Appi menggaris bawahi, fenomena menurunnya etika sosial di kalangan anak-anak menjadi perhatian serius yang harus dijawab pemerintah, seiring dengan pengaruh media sosial yang tidak terkontrol.

“Anak-anak sekarang sudah mulai kehilangan nilai-nilai seperti ‘tabe’, sopan santun kepada orang tua, bahkan adab dalam pergaulan. Ini yang harus kita perbaiki bersama,” ujarnya.

Selain itu, Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dilepaskan dari kualitas tenaga pengajar.

Baca Juga : Pemkot Makassar Seleksi Imam Kelurahan, Fokus pada Kualitas dan Peran Sosial

Ia mengapresiasi langkah yayasan yang menghadirkan pengajar langsung dari Gaza, Palestina, untuk memperkuat sistem pembelajaran Qur’ani di sekolah tersebut.

“Kalau kita ingin hasil yang baik, gurunya juga harus kita perhatikan. Di sini langsung didatangkan dari Gaza untuk memastikan kualitas pendidikan berjalan maksimal,” katanya.

Pada kesempatan itu, Munafri juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung infrastruktur kawasan, termasuk percepatan perbaikan jalan di sekitar lokasi sekolah, dengan syarat penyerahan fasilitas umum dan fasilitas sosial oleh pihak pengembang.

Baca Juga : Pemkot Makassar Beri Penghargaan Konfederasi Pekerja Hingga Karyawan Difabel di Ramah Tamah May Day 2026

“Ini bukan hadiah, ini tugas kami. Justru kami zalim kalau tidak memperbaiki fasilitas umum yang digunakan masyarakat,” tegasnya.

Terakhir, Appi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program pemerintah dalam menciptakan kota yang tertib, nyaman, dan berdaya saing, sekaligus melahirkan generasi Qur’ani menuju Indonesia Emas 2045.(*)