0%
logo header
Selasa, 17 Februari 2026 20:37

Perkuat Ekosistem Halal, PESyar 2026 Gelar Pelatihan dan Uji Kompetensi JULEHA bagi Pelaku Usaha di Sulsel

Perkuat Ekosistem Halal, PESyar 2026 Gelar Pelatihan dan Uji Kompetensi JULEHA bagi Pelaku Usaha di Sulsel

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (KPw BI Sulsel) bersinergi dengan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UIN Alauddin Makassar menggelar Pelatihan dan Uji Kompetensi Juru Sembelih Halal (JULEHA).

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (KPw BI Sulsel) bersinergi dengan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UIN Alauddin Makassar menggelar Pelatihan dan Uji Kompetensi Juru Sembelih Halal (JULEHA).

banner pdam

Kegiatan berlangsung pada 11 Februari 2026 secara online melalui Zoom Meeting, dan pada 13-14 Februari 2026 secara offlline di Ruang Lecture Theatre, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Alauddin Makassar.

Agenda ini merupakan bagian dari rangkaian program strategis Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan yaitu Pekan Ekonomi Syariah (PESyar) Tahun 2026. Melalui kegiatan PESyar ini, Bank Indonesia berupaya untuk memperkuat ekosistem rantai nilai halal (halal value chain) di Sulawesi Selatan sebagai bagian dari pengembangan ekonomi syariah yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. Selain itu, juga dalam rangka mendukung persiapan kewajiban halal per 17 Oktober 2026.

Baca Juga : Pengurus Hipmi Properti Sulsel 2026–2027 Dilantik, Dorong Sinergi Sektor Real Estat

Langkah tersebut juga selaras dengan visi pengembangan ekonomi syariah nasional yang tertera pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

Sebanyak 15 peserta yang terdiri atas tukang sembelih dan pelaku usaha rumah potong dari Kab. Barru, Kab. Pangkep, Kab. Enrekang, dan Kab. Gowa turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Pada tanggal 11 & 13 Februari 2026, peserta mengikuti orientasi bimbingan teknis berupa materi terkait syariat dan standar teknis penyembelihan hewan.

Selanjutnya, pada hari terakhir, 14 Februari 2026, peserta melakukan praktik langsung penyembelihan hewan dengan mengikuti standar-standar teknis yang telah disampaikan sebelumnya, dan mengikuti ujian kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai Penyelia Halal.

Baca Juga : DTM PINISI SULTAN dan SSIC 2026: BI Ungkap Tantangan Efisiensi Investasi, Sulsel Perkuat Strategi Hilirisasi

Kepala Perwakilan BI Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda menyampaikan pelaksanaan pelatihan dan uji kompetensi JULEHA menjadi aspek krusial lantaran juru sembelih merupakan mata rantai pertama dalam menentukan status kehalalan produk daging sebelum didistribusi dan dikonsumsi oleh masyarakat.

“Jadi proses penyembelihan yang tidak sesuai dengan syariat dan standar teknis kesehatan yang tepat, akan berdampak pada seluruh proses pengolahan makanan di hilir,” tukas Rizki Ernadi Wimanda, Selasa (17/2).

Melalui pelaksanaan Pelatihan dan Uji Kompetensi JULEHA dalam rangka kegiatan Pekan Ekonomi Syariah (PESyar) 2026 ini, sambung dia, diharapkan jumlah JULEHA profesional bersertifikat di Sulawesi Selatan dapat meningkat, sehingga dapat mendorong kepercayaan masyarakat akan produk halal berupa hewan potong semakin meningkat.

Baca Juga : Program REWAKO 2026 Dimulai, BI Sulsel Targetkan UMKM Tembus Pasar Global

“Sinergi yang dilakukan antara Bank Indonesia dengan Lembaga Sertifikasi Halal diharapkan mampu mempercepat penguatan ekosistem ekonomi syariah serta meningkatkan kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi daerah Sulawesi Selatan,” jelasnya. (*/IRA)