0%
logo header
Senin, 17 Juli 2023 22:26

Pemkot Makassar Target SDN 1 Bawakaraeng Masuk 45 Besar Inovasi Pelayanan Publik Kementerian PAN-RB

Pemkot Makassar Target SDN 1 Bawakaraeng Masuk 45 Besar Inovasi Pelayanan Publik Kementerian PAN-RB

Pemkot Makassar menargetkan Inovasi Kelas Berbintang SDN 1 Bawakaraeng masuk 45 besar dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2023 Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Pemkot Makassar menargetkan Inovasi Kelas Berbintang SDN 1 Bawakaraeng masuk 45 besar dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2023 Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan pihaknya optimistis inovasi itu mendapat penilaian terbaik, apalagi sejalan dan merupakan implementasi dari program 18 Revolusi Pendidikan Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar.

“Targetnya masuk dalam 45 besar inovasi terbaik negara,” kata Danny Pomanto usai melakukan presentasi dan wawancara dengan Tim Panel Independen dalam rangka kompetisi ini secara virtual di Amirullah, Senin (17/7).

Baca Juga : Danny Pomanto Terima Penghargaan Anubhawa Sasana Desa/Kelurahan dari Menkumham Yasonna Laoly

Incaran itu sudah cukup pas lantaran banyak sekali proposal inovasi yang masuk dari berbagai daerah. Jumlahnya ribuan.

Saingannya pun bukan hanya pemerintahan tetapi juga berbagai lembaga.

Dalam presentasinya di hadapan tim panel, Danny memaparkan bahwa inovasi itu lahir dari program prioritas 18 Revolusi Pendidikan Pemkot Makassar.

Baca Juga : Keseriusan Danny Pomanto Majukan Makassar dari Lorong, Resmi Bentuk Forum Dewan Lorong

Ia melanjutkan, perwujudannya harus dimulai dari sel pendidikan yakni kelas. Makanya, salah satunya poin dalam revolusi pendidikan ialah semua harus sekolah.

Perubahan besar dalam dunia pendidikan itu menyangkut kualitas yang terus diterapkan dengan tidak menggangu jalannya pendidikan.

Olehnya untuk mencapai sekolah bintang lima yang ada di dalam revolusi pendidikan harus dimulai dari kelas berbintang.

Baca Juga : Danny Pomanto Puji Kesuksesan Makassar Half Marathon, Sebut Event Internasional Paling Membanggakan

Termasuk adanya pembelajaran Outing Class yang kini menjadi fokus Danny Pomanto.

Upaya itu dia wujudkan dengan melibatkan siswa-siswi SD-SMP dalam karnaval budaya dan event-event dengan skala nasional hingga internasional di Makassar.

Di antaranya, seperti event OTDA, MNEK hingga baru-baru ini Rakernas Apeksi.

Baca Juga : Gunakan Standar Regulasi PSSI, 32 Tim Sepak Bola se-Sulsel Berlaga di Walikota Cup 2024 Makassar

“Bisa dilihat bahwa anak-anak kita tampil membawakan tarian budaya dengan profesional di Rakernas Apeksi kemarin. Itu karena mereka dikenalkan budaya sejak dari sekolahnya,” papar Danny.

Juga dengan pembangunan dua Kapal Pinisi dan Rumah Adat Toraja.

Langkah itu semata-mata ingin memperkenalkan kepada generasi muda tentang sejarah, budaya, seni dan sebagainya.
Pasalnya dia paham, pendidikan bukan hanya teoritis tetapi juga pengamatan langsung.

Baca Juga : Gunakan Standar Regulasi PSSI, 32 Tim Sepak Bola se-Sulsel Berlaga di Walikota Cup 2024 Makassar

Dari situ secara bersamaan para murid pula mendapat guru baru yakni budayawan, sejarawan dan seniman.

Rencananya pengumuman penghargaan akan dilakukan sekira bulan depan dan penyerahannya bakal dilakukan tepat pada 17 Agustus, nanti.

Tim panel independen terdiri atas penguji profesional seperti Siti Zuhro dan beberapa profesor lainnya.