0%
logo header
Selasa, 20 Desember 2022 14:49

Langkah PD Terminal Tertibkan Gudang Dalam Kota Lewat Kerja Sama Ekspedisi

Langkah PD Terminal Tertibkan Gudang Dalam Kota Lewat Kerja Sama Ekspedisi

Gudang ekspedisi yang beroperasi di dalam kota segera ditertibkan. Semua gudang akan dialihkan ke Terminal Daya. Rencana kerja sama PD Terminal Makassar Metro dengan pihak ekspedisi sudah disampaikan jajaran direksi ke Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Gudang ekspedisi yang beroperasi di dalam kota segera ditertibkan. Semua gudang akan dialihkan ke Terminal Daya.

banner pdam

Rencana kerja sama PD Terminal Makassar Metro dengan pihak ekspedisi sudah disampaikan jajaran direksi ke Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto.

Pertemuan itu berlangsung di Amirullah, Selasa (20/12). Turut mendampingi Kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru) Fahyuddin.

Baca Juga : Pemkot Makassar Jadwalkan Lelang Direksi BUMD Dibuka 15 Agustus

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Arlin Ariesta, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Andi Zulkifly Nanda, Kepala Satpol PP Makassar Ikhsan.

Direktur Utama PD Terminal Makassar Metro Dafris menyampaikan rencana kerja sama ini merupakan program direksi baru.

Selain untuk membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar, kerja sama ini juga sebagai upaya menertibkan aktivitas gudang di dalam kota.

Baca Juga : Yayasan Hadji Kalla Dukung Ekspedisi Pelayaran Akademis III Korpala Unhas hingga Etape Akhir di Thailand

“Kita sudah sampaikan ke pak wali mau bekerja sama dengan ekspedisi yaitu kawasan bongkar muat barang,” kata Dafris.

Dalam pertemuan tersebut, pihaknya juga telah menyampaikan agar pengalihan gudang ekspedisi ke Terminal Daya dapat disokong dengan peraturan wali kota (perwali).

Kata Eros sapaan akrabnya menyampaikan perwali ini sebagai dasar hukum untuk pengalihan gudang ekspedisi ke Terminal Daya.

Baca Juga : Dinas Perdagangan Makassar Tindaklanjuti Aduan Gudang Dalam Kota, Awasi Toko di Jalan Maccini

“Perwalinya itu lebih ke kawasan bongkar muat barang dialihkan ke Terminal Daya. Jadi seluruh ekspedisi yang ada di Makassar itu nanti pindah ke Terminal Daya,” tuturnya.

Untuk jangka pendek, Pihaknya sudah menyiapkan lahan seluas 4 hekter digunakan pihak ekspedisi sebagai bentuk pemanfaatan lahan tidur.

Jumlah ekspedisi yang tercatat di Kota Makassar saat ini sebanyak 700, 200 diantaranya berstatus sewa dan 500 lainnya milik pribadi.

Baca Juga : Dewan Ingatkan Pelaku Usaha Taat Perwali Gudang Dalam Kota

“Dalam waktu dekat yang 200 gudang ini dulu kita pindahkan ke Terminal Daya, kita bangunkan kantor semi permanen. Tapi kita tunggu dulu perwalinya,” ujar Eros.

Dengan 12 hektar luas lahan Terminal Daya secara keseluruhan, ia meyakini bahwa 700 ekspedisi yang saat ini beroperasi di dalam kota bisa dialihkan ke terminal.

“Untuk jangka panjang kita kelola semua. Makanya untuk prospek ke depan, kita membuka peluang bisnis dengan kerja sama pihak ekspedisi,” ucap dia.

Baca Juga : Dewan Ingatkan Pelaku Usaha Taat Perwali Gudang Dalam Kota

Sementara itu, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto ada tiga pokok pembahasan bersama PD Terminal Makassar Metro.

Pertama membahas terkait menjadikan Terminal Daya sebagai pusat kawasan kargo. Artinya semua gudang ekspedisi yang beroperasi di dalam kota akan dialihkan ke Terminal Daya.

“Ekspedisi itukan sudah dilarang di dalam kota. Nah itu perwalinya sudah ada. Tapi kita jangan mau ada penegakan hukum tapi fasilitasnya tidak ada. Ini kita siapkan fasilitasnya,” tegas Danny.

Baca Juga : Dewan Ingatkan Pelaku Usaha Taat Perwali Gudang Dalam Kota

Pembahasan kedua yakni penyesuaian tarif PD Terminal Makassar Metro. Baik di Terminal Daya maupun Malengkeri.

Sedangkan pembahan ketiga terkait pembuatan perwali sebagai dasar regulasi mengalihkan gudang ekspedisi ke Terminal Daya.