0%
logo header
Rabu, 24 Mei 2023 17:02

DPPPA Makassar Sosialisasikan Standarnisasi Sekolah Ramah Anak

DPPPA Makassar Sosialisasikan Standarnisasi Sekolah Ramah Anak

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) menyosialisasikan standarisasi sekolah ramah anak.

MAKASSAR, KATABERITA.CO Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Makassar menyosialisasikan standarisasi sekolah ramah anak.

banner pdam

Dihadiri guru dan orang tua siswa, sosialisasi ini berlangsung di Aula Pesantren Gombara, Rabu (24/5).

Hadir sebagai narasumber perwakilan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar Syarifuddin.

Baca Juga : Resmi Buka O2SN dan GSI 2026, Munafri: Ajang Lahirkan Atlet Muda Berprestasi untuk Makassar

“Kita menyosialisasikan bagaimana standarisasi sekolah yang ramah buat anak-anak agar kualitas hidup anak juga bisa menjadi lebih baik,” kata Kepala Bidang Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak DPPPA Makassar, Amirai.

Kata Amirai, ini salah satu langkah agar orang tua dan guru paham akan standarnisasi sekolah dan menyediakan layanan yang bermutu buat anak didiknya.

Juga salah satu konsen di Bidang Pemenuhan Hak Anak DPPPA Kota Makassar.

Baca Juga : Pendaftaran SPMB Makassar 2026 Dibuka 8 Juni, Disdik Minta Orang Tua Segera Buat Akun

Narasumber dari Disdik Makassar, Syarifuddin memaparkan kualitas hidup anak memiliki tiga domain utama yang dinilai yaitu domain fisis, psikis, dan sosial.

“Inilah mengapa di sekolah kita harus menciptakan suasana yang kondusif,” sebutnya.

Dia juga menjelaskan ciri-ciri standarnisasi sekolah ramah anak. Seperti, tiap anak bisa mendapatkan haknya tanpa perlakukan diskriminasi.

Baca Juga : Disdik Makassar Pisahkan Server SPMB 2026, Antisipasi Gangguan Saat Pendaftaran

Tiap anak juga bebas mengeluarkan pendapat, ide, gagasan, dan penemuan di berbagai bidang.

“Metode pembelajarannya harus dibuat senyaman dan sebaik mungkin demi mendukung karakter siswa,” ungkapnya.

“Lingkungan sekolah yang bersih, aman, dan nyaman. Adanya transparasi, akuntabilitas, keterbukaan informasi serta penegakan hukum yang jelas,” jelasnya.

Baca Juga : Tekan Angka Putus Sekolah, Wali Kota Makassar Kerahkan Tim ATS Jemput Anak Kembali ke Sekolah

Karena itu, pentingnya kerja sama antara tenaga kependidikan dengan murid dan orang tua.

Sekolah juga harus bisa membuat program kerja yang sifatnya mendukung pengembangan karakter siswa ke arah yang lebih baik.