MAKASSAR, KATABERITA.CO – Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa, menegaskan pentingnya peran keluarga dan lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas hidup anak sejak usia dini.

Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan pendampingan penguatan dan pengembangan lembaga penyedia layanan peningkatan kualitas hidup anak bertema parenting pada satuan PAUD inklusif di Makassar, yang digelar di Hotel Vasaka, Selasa (28/4).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar bekerja sama dengan Pokja Bunda PAUD Kota Makassar, serta diikuti kepala sekolah dan pendidik PAUD se-Kota Makassar.
Baca Juga : Upaya DPPPA Wujudkan Lingkungan Inklusif Bagi ABK
Dalam sambutannya, Melinda menekankan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi masa depan yang berkualitas.
“Pada fase ini, perkembangan otak anak berlangsung sangat pesat sehingga membutuhkan stimulasi yang tepat serta lingkungan yang mendukung,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peran orang tua, pendidik, dan lingkungan sekitar sangat penting untuk memastikan setiap anak mendapatkan haknya tumbuh dan berkembang secara optimal.
Baca Juga : DPPPA Edukasi Orang Tua, Waspada dan Lindungi Anak-Anak dari Bahaya Konten Pornografi
“PAUD inklusif bukan sekadar menerima keberagaman anak, tetapi memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang tanpa diskriminasi,” jelasnya.
Menurutnya, komitmen tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kota Makassar, yakni “Makassar Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan”, serta misi peningkatan akses pelayanan dan perlindungan bagi perempuan, anak, dan penyandang disabilitas.
Melinda juga menekankan pentingnya sinergi antara orang tua, guru, sekolah, masyarakat, dan pemerintah dalam mendukung pendidikan anak usia dini.
Baca Juga : Kepala UPTD PPA Makassar Muslimin Hasbullah Meninggal Dunia
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para orang tua dan pendidik semakin memahami pentingnya pola pengasuhan yang positif, penuh kasih sayang, serta responsif terhadap kebutuhan anak,” tuturnya.
Ia turut mengapresiasi dedikasi para guru PAUD dan tenaga kependidikan yang telah mendidik anak-anak dengan penuh kesabaran.
Sementara itu, Kepala DPPPA Kota Makassar, Ita Anwar, menyampaikan bahwa penyusunan konsep parenting pada satuan PAUD inklusif penting untuk memberikan pemahaman yang tepat kepada orang tua dan pendidik.
Baca Juga : Pj Sekda Dorong DPPPA Lahirkan Inovasi Pendukung Program Jagai Anakta’
“Pemerintah Kota Makassar melalui DP3A terus menghadirkan program yang mendukung peningkatan kualitas hidup anak, termasuk melalui pendampingan dan pengembangan lembaga layanan anak,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Ita juga menyerahkan bunga mawar kepada Bunda PAUD dan peserta sebagai simbol semangat perjuangan perempuan yang terinspirasi dari R.A. Kartini.
Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari kalangan psikolog, yakni Eva Meizara Puspita Dewi yang membahas pembangunan ekosistem parenting inklusif di PAUD, serta Zaenab Pontoh yang memaparkan strategi penanganan anak berkebutuhan khusus melalui kolaborasi guru dan orang tua.
Baca Juga : Pj Sekda Dorong DPPPA Lahirkan Inovasi Pendukung Program Jagai Anakta’
Melalui pemaparan tersebut, peserta memperoleh pemahaman serta contoh penanganan praktis yang dapat diterapkan di kelas inklusif, guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Kota Makassar. (*)

