MAKASSAR, KATABERITA.CO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar menggelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana bagi masyarakat yang ada di Lorong Wisata (Longwis), Senin (25/7).

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin menyampaikan, kegiatan ini menyasar warga yang ada di Longwis empat kecamatan yaitu Biringkanaya, Tamalanrea, Panakukang dan Manggala.
Dia menjelaskan, salah satu program strategis Pemkot Makassar adalah Program Lorong Wisata sebagai daya tarik baru sektor pariwisata sekaligus sektor ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di lorong.
Baca Juga : Tindaklanjuti Aduan Warga, Pemkot Makassar Bersihkan Kanal Karuwisi–Pettarani
“Penekanan program lorong wisata adalah peran aktif masyarakat. Artinya masyarakat dilibatkan dalam program ini terutama dalam hal peningkatan ekonomi, utamanya bagi usaha UMKM nantinya,” ungkap Achmad Hendra Hakamuddin saat membuka acara di kantor Camat Biringkanaya, Senin (25/7).
Selain itu, menurut Hendra–sapaan akrabnya masyarakat yang ada di lorong perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi bencana.
“Bencana kebakaran atau banjir sering terjadi di Kota Makassar, sehingga perlu kesiapan masyarakat khususnya yang tinggal di lorong untuk bisa mengantisipasi terjadinya bencana,” jelasnya.
Baca Juga : Perkuat Mitigasi, Pemkot Makassar Bentuk Kampung Siaga Bencana di Tamalanrea
Lanjut Hendra, UU No 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, pencegahan terhadap bencana adalah mendorong koordinasi dan kerjasama antar semua pihak.
“Paradigma baru penanggulangan bencana adalah pengurangan risiko bencana secara responsive, preventif dan kolaboratif. Jadi keterlibatan masyarakat juga perlu dalam pengurangan risiko bencana sehingga masyarakat khususnya yang tinggal di lorong bisa tangguh dalam menghadapi bencana,” pungkasnya. (*)

