MAKASSAR, KATABERITA.CO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar bersama 23 perguruan tinggi di Kota Makassar resmi memulai Gerakan Pembentukan 23.000 Sumber Daya Manusia (SDM) Tangguh Bencana.

Program tersebut ditandai dengan pelaksanaan kick off setelah penandatanganan nota kesepahaman sebagai bentuk komitmen bersama memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
Program ini merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk membangun budaya sadar bencana melalui penguatan kapasitas generasi muda.
Baca Juga : BPBD Makassar Perkuat Edukasi Kebencanaan Lewat Outbound Anak Tangguh
Mahasiswa dipersiapkan tidak hanya sebagai insan akademik, tetapi juga sebagai agen perubahan yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian terhadap upaya pengurangan risiko bencana.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli menegaskan bahwa penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia.
“Kolaborasi ini bukan sekadar penandatanganan dokumen. Hari ini kita memulai gerakan besar membentuk 23.000 SDM Tangguh Bencana. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi yang mampu melindungi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat ketika bencana terjadi,” ujarnya.
Baca Juga : HKBN 2026, Munafri: Kesiapsiagaan Bencana Harus Jadi Budaya
Melalui program tersebut, mahasiswa akan mendapatkan pembekalan mengenai mitigasi bencana, kesiapsiagaan, tanggap darurat, pertolongan pertama, komunikasi kebencanaan, hingga penguatan budaya sadar risiko.
Bekal tersebut diharapkan mampu melahirkan kader-kader tangguh yang menjadi pelopor edukasi kebencanaan di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Kolaborasi dengan 23 perguruan tinggi juga memperkuat implementasi pendekatan pentahelix dalam penanggulangan bencana, yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, dan masyarakat.
Baca Juga : BPBD Makassar Siapkan Langkah Antisipasi El Nino, Fokus Air Bersih dan Risiko Kebakaran
Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem penanggulangan bencana yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
BPBD Makassar menegaskan bahwa target pembentukan 23.000 SDM Tangguh Bencana bukan sekadar pencapaian angka.
Program ini diarahkan untuk membentuk generasi muda yang memiliki kepedulian sosial, jiwa kemanusiaan, serta kemampuan bertindak cepat dan tepat dalam menghadapi berbagai ancaman bencana.
Baca Juga : HKBN 2026, BPBD Makassar Edukasi Kebencanaan Dimulai dari Anak-anak
Melalui gerakan ini, Pemerintah Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya membangun kota yang tangguh tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui investasi pada kualitas sumber daya manusia.
Dengan keterlibatan 23 perguruan tinggi, Makassar diharapkan mampu menjadi contoh kolaborasi dalam membangun budaya sadar bencana dan memperkuat ketangguhan masyarakat menuju Indonesia Tangguh.

