0%
logo header
Senin, 15 Juni 2026 16:02

Aliyah Mustika Ilham: Lomba Kelurahan Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat

Aliyah Mustika Ilham: Lomba Kelurahan Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan bahwa Lomba Kelurahan Berprestasi Tahun 2026 tidak sekadar menjadi ajang kompetisi untuk meraih penghargaan, tetapi harus dimaknai sebagai momentum memperkuat pelayanan publik, pembangunan wilayah, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan bahwa Lomba Kelurahan Berprestasi Tahun 2026 tidak sekadar menjadi ajang kompetisi untuk meraih penghargaan, tetapi harus dimaknai sebagai momentum memperkuat pelayanan publik, pembangunan wilayah, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

banner pdam

Hal tersebut disampaikan Aliyah saat membuka kegiatan Persiapan Penjaringan Desa dan Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 di Ballroom Makassar Government Center (MGC), Jalan Slamet Riyadi, Makassar, Senin (15/6).

Dalam sambutannya, Aliyah mengatakan tema lomba tahun ini, “Transformasi Desa dan Kelurahan sebagai Pilar Ketahanan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045”, sangat relevan dengan arah pembangunan Kota Makassar yang berorientasi pada penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas lingkungan, serta pembangunan yang berpusat pada kebutuhan masyarakat.

Baca Juga : Hadapi Lomba Kelurahan Berprestasi, Sekda Makassar Fokuskan Sinergi Antar-OPD

Menurutnya, indikator penilaian lomba harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah untuk terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi warga.

“Lomba ini bukan hanya soal menjadi juara, tetapi bagaimana kita memastikan pelayanan kepada masyarakat semakin baik, lingkungan semakin tertata, dan program-program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Aliyah.

Ia menekankan bahwa keberhasilan dalam lomba harus dibangun melalui kerja nyata yang berkelanjutan, bukan sekadar persiapan sesaat menjelang penilaian.

Baca Juga : Pemkot-DPRD Sepakati Ranperda Perhubungan, Makassar Perkuat Tata Kelola Mobilitas Perkotaan

Aliyah mengingatkan bahwa tim penilai dapat melakukan verifikasi lapangan kapan saja tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Karena itu, seluruh program dan inovasi yang menjadi indikator penilaian harus benar-benar berjalan secara konsisten di lapangan.

“Kita harus memastikan apa yang dilaporkan sesuai dengan kondisi yang ada. Yang dinilai bukan hanya dokumen, tetapi implementasi program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat,” katanya.

Baca Juga : Penataan Kawasan Benteng Rotterdam, Pemkot Bakal Relokasi Pedagang Kelapa Muda ke Pasar Baru

Wawali Makassar itu juga mengajak seluruh perangkat daerah, camat, lurah, dan stakeholder terkait untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, yang ditunjuk sebagai perwakilan Kota Makassar pada Lomba Kelurahan Berprestasi Tahun 2026.

Menurutnya, keberhasilan satu kelurahan pada dasarnya merupakan cerminan keberhasilan seluruh Pemerintah Kota Makassar dalam menjalankan program pembangunan dan pelayanan publik.

“Kita ingin menjadikan lomba ini sebagai sarana evaluasi sekaligus pembuktian bahwa Makassar terus bergerak menghadirkan pemerintahan yang responsif, inovatif, dan dekat dengan masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga : Hadiri Gala Dinner APEKSI Komwil VI, Aliyah Perkuat Sinergi Antarkota di Indonesia Timur

Aliyah optimistis dengan dukungan seluruh pihak, Kota Makassar mampu mempertahankan prestasi yang telah diraih selama tiga tahun berturut-turut di tingkat provinsi, sekaligus kembali mengukir prestasi pada tingkat nasional.

“Insya Allah dengan semangat kebersamaan dan kerja kolaboratif, Makassar bisa kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu daerah terbaik di Indonesia dalam tata kelola pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya.