0%
logo header
Sabtu, 19 April 2025 08:59

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Bahas Kelanjutan Proyek PSEL Rp3 Triliun

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Bahas Kelanjutan Proyek PSEL Rp3 Triliun

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menemui kontraktor pemenang tender proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), Shanghai SUS Environment untuk memastikan kesiapan teknis dan kepatuhan terhadap regulasi terbaru yang mengatur proyek-proyek tersebut.

MAKASSAR. KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin melakukan kunjungan kerja ke Jakarta guna menemui langsung kontraktor pemenang tender proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), Shanghai SUS Environment.

banner pdam

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mengevaluasi kelanjutan proyek strategis nasional senilai Rp3 triliun tersebut.

Munafri atau akrab disapa Appi menegaskan kunjungan ini penting untuk memastikan kesiapan teknis dan kepatuhan terhadap regulasi terbaru yang mengatur proyek-proyek PSEL.

Baca Juga : Munafri Tekankan Kompetensi dan Keselamatan Nelayan dalam Diklat Pelayaran

Apalagi, koordinasi proyek ini kini tidak lagi berada di bawah Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi, sehingga arah kebijakan pun membutuhkan pendekatan baru.

“Kami tidak ingin gegabah. Proyek ini skalanya besar dan berdampak luas. Karena itu, kami perlu mendengar langsung rencana mereka, termasuk kesiapan menghadapi regulasi baru,” ujar Appi.

Shanghai SUS Environment sendiri dikenal sebagai perusahaan berbasis di Tiongkok yang memiliki rekam jejak dalam konversi limbah menjadi energi.

Baca Juga : Perkuat Akuntabilitas, Pemkot Makassar Dorong Konsistensi Kinerja OPD

Namun Appi menilai, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar perlu memastikan bahwa pelaksanaan proyek ini benar-benar sesuai kebutuhan kota dan berkelanjutan.

“Dalam waktu dekat, kami akan undang konsorsium untuk presentasi. Kita butuh penjelasan teknis secara utuh sebelum memutuskan, apakah proyek PSEL IMI akan lanjut atau tidak,” tambahnya.

Di tengah darurat sampah yang dihadapi Makassar, Appi menyebut PSEL sebagai solusi ideal dalam jangka panjang.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Dorong Urban Farming Terintegrasi, Libatkan Warga hingga Komunitas Lorong

Proyek ini dirancang untuk mengolah sampah rumah tangga menjadi sumber energi terbarukan, yang dapat mengurangi ketergantungan terhadap metode konvensional seperti TPA.

Namun sambil menunggu kepastian proyek PSEL, Pemkot Makassar juga tengah mengkaji opsi pengadaan insinerator sebagai solusi jangka pendek.

“Insinerator bisa jadi alternatif, tapi harus yang ramah lingkungan. Kita tidak ingin sekadar mengurangi volume sampah, tapi juga menjaga kualitas udara dan kesehatan warga,” jelasnya.

Baca Juga : Lewat Syawalan, Wali Kota Makassar Ajak Muhammadiyah Perkuat Sinergi Bangun Kota

Appi memastikan kebijakan pengelolaan sampah di Kota Makassar akan dilakukan secara selektif dan bertahap.

Tujuannya, agar memberikan dampak jangka panjang yang nyata bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat. (Jie_e)