MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memaparkan program Makassar Creative Hub (MCH) sebagai inovasi daerah di sektor ketenagakerjaan, Rabu (1/4).

Program unggulan tersebut disampaikan secara daring dalam forum Presentasi Kepala Daerah pada kegiatan Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Dimensi Penurunan Tingkat Pengangguran yang diselenggarakan Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri, Kementerian Dalam Negeri.
Munafri menjelaskan, MCH dihadirkan sebagai wadah pengembangan kreativitas, peningkatan keterampilan, serta inkubasi bagi masyarakat Kota Makassar, khususnya generasi muda usia produktif.
Baca Juga : Lewat Industri Kreatif, Pemkot Makassar Genjot Program Unggulan
“Makassar Creative Hub ini kami hadirkan sebagai ruang ekspresi sekaligus peningkatan keterampilan bagi anak muda. Di sini mereka dapat mengembangkan kreativitas, meningkatkan kemampuan, serta memperoleh akses terhadap peluang kerja,” ujarnya.
Menurutnya, program tersebut juga menyediakan ruang kolaborasi seperti co-working space yang mempertemukan pencari kerja dengan pemberi kerja, serta membuka akses kerja sama dengan perguruan tinggi dalam menjaring talenta terbaik.
“Kami ingin mempertemukan pencari kerja dan pemberi kerja, sekaligus membuka peluang kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dalam satu ekosistem,” jelasnya.
Baca Juga : Hadapi Gelombang PHK, Munafri Siapkan Creative Hub dan Dorong Kewirausahaan
Selain itu, MCH dirancang untuk mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menjadi wirausahawan dan menciptakan lapangan kerja baru.
“Kami berharap peserta MCH memiliki keunggulan sesuai minat dan jalur kariernya, sehingga ke depan dapat menjadi pencipta lapangan kerja,” tambahnya.
Dalam sesi tanya jawab, program MCH mendapat apresiasi dari tim penilai dan dinilai sebagai inovasi ketenagakerjaan yang potensial untuk direplikasi oleh pemerintah daerah lain. Namun demikian, program ini juga dinilai berpotensi menjadi magnet urbanisasi yang menarik pemuda dari berbagai daerah.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Ajak Swasta Bangun Creative Hub Makassar
Menanggapi hal tersebut, Munafri menegaskan bahwa MCH terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar di Makassar. Meski begitu, kemudahan dalam membangun usaha tetap diprioritaskan bagi warga ber-KTP Makassar.
“Kami tidak membatasi siapa pun untuk belajar di Makassar. Namun, untuk kemudahan membangun usaha, tentu kami prioritaskan bagi warga ber-KTP Makassar,” tegasnya.
Ia menambahkan, MCH yang telah berjalan hampir satu tahun akan segera dievaluasi secara menyeluruh. Ke depan, Pemerintah Kota Makassar menargetkan pengembangan empat Creative Hub di berbagai wilayah agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

