MAKASSAR, KATABERITA.CO – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Parkir Makassar Raya menyiapkan sedikitnya 50 personel untuk mengatur dan mengamankan kantong parkir pada pelaksanaan Makassar Half Marathon di Kawasan Anjungan Pantai Losari, Sabtu (29/5).

Direktur Operasional Perumda Parkir Makassar Raya, Andi Ryan Adrianto, mengatakan pihaknya telah memetakan sedikitnya 12 titik kantong parkir yang akan dijaga langsung oleh personel Perumda Parkir.
“Ada kurang lebih 12 titik. Kami mulai dari Jalan Haji Bau, Arief Rate, Lamadukelleng, Yoseph Latumahina, Maipa, Tugu MNEK, Patung Gajah, Jalan Metro Tanjung, Somba Opu, hingga Datu Museng,” ujar Ryan saat ditemui di Kawasan Anjungan Pantai Losari, Jumat (28/5).
Baca Juga : Kallafriends Ramaikan MHM 2026: Polaroid Keliling Rp5.000 & Lucky Spin Hadir di Losari
Ia menjelaskan, seluruh titik tersebut akan dijaga langsung oleh pegawai Perumda Parkir melalui sistem “soft force” sesuai instruksi direksi perusahaan.
“Berdasarkan instruksi Pak Dirut, Perumda Parkir menurunkan seluruh personel yang memiliki potensi untuk menjaga area parkir. Kami yakin kerja tim ini dapat menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” katanya.
Ryan menegaskan, pada pelaksanaan kegiatan tersebut tidak ada juru parkir (jukir) yang bertugas di area kantong parkir. Pengelolaan parkir sepenuhnya ditangani oleh pegawai resmi Perumda Parkir.
Baca Juga : Musyawarah Mufakat, Fatma Wahyuddin Terpilih Pimpin Alumni SMADA 98 Makassar
“Jukir tidak kami turunkan. Semua yang bertugas merupakan pegawai Perumda Parkir yang kami siagakan di lapangan,” jelasnya.
Menurutnya, seluruh personel yang diterjunkan telah melakukan survei lapangan dan sosialisasi kepada para jukir agar tidak melakukan aktivitas parkir di sekitar lokasi kegiatan.
“Teman-teman sudah turun langsung menghimbau dan menyampaikan kepada para jukir agar kegiatan besok tidak diganggu oleh jukir liar maupun jukir resmi karena akan dikelola langsung oleh Perumda Parkir,” ujarnya.
Baca Juga : Soal Setoran Parkir Satu Sama, Ini Penjelasan Perumda Parkir Makassar
Ryan juga mengimbau masyarakat agar memastikan petugas parkir yang bertugas menggunakan atribut resmi Perumda Parkir, seperti rompi dan kartu identitas (ID card).
“Kalau ada petugas menggunakan ID card dan rompi Perumda Parkir, berarti itu resmi. Kalau tidak memiliki ID card, berarti tidak resmi,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali, mengatakan pihaknya tidak ingin persoalan tarif parkir liar seperti yang sempat terjadi pada kegiatan di Trans Studio Mall kembali terulang.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Kerahkan BPBD Makassar, Gabung Tim Perkuat Operasi SAR Cari Pesawat ATR 400
“Kami tidak mau kejadian kemarin seperti di Trans Studio Mall terulang kembali. Karena itu, kami menurunkan full team pegawai Perumda Parkir untuk menata perparkiran di sekitar lokasi kegiatan,” kata Adi.
Ia memastikan tarif parkir selama pelaksanaan Makassar Half Marathon bersifat flat tanpa tarif progresif.
“Tarifnya khusus, Rp3.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil. Tidak ada lagi tarif Rp10.000 atau pungutan di luar ketentuan tersebut,” tegasnya.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Kerahkan BPBD Makassar, Gabung Tim Perkuat Operasi SAR Cari Pesawat ATR 400
Adi meminta masyarakat menolak membayar tarif parkir yang melebihi ketentuan serta meminta karcis resmi dari petugas.
“Tolong kepada masyarakat, jangan membayar parkir lebih dari ketentuan. Minta karcisnya. Seluruh pegawai kami sudah dibekali karcis parkir,” ujarnya.
Selain itu, Perumda Parkir juga menyiapkan layanan pengaduan masyarakat apabila ditemukan pungutan liar maupun jukir ilegal di lapangan.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Kerahkan BPBD Makassar, Gabung Tim Perkuat Operasi SAR Cari Pesawat ATR 400
“Masyarakat bisa melapor ke layanan Humas Perumda Parkir di nomor 0811-4266-8899. Foto, videokan, lalu viralkan jika ada pelanggaran,” katanya.
Adi menambahkan, pihaknya turut berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan Brimob untuk pengamanan area parkir selama kegiatan berlangsung.
“Kami akan menurunkan Tim Reaksi Cepat bersama Brimob. Kalau ada yang macam-macam, langsung kami tindak,” tutupnya.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Kerahkan BPBD Makassar, Gabung Tim Perkuat Operasi SAR Cari Pesawat ATR 400

