MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menghadiri Ujian Promosi Doktor Letnan Jendral (Letjen) TNI (Purn) Agus Surya Bakti, di Aula LPPM Universitas Hasanuddin, Jumat (27/1).

Kehadiran Danny Pomanto menyaksikan langsung penjelasan disertasi yang berjudul ‘Celah Struktur Dalam Jaringan Komunikasi ISIS di Indonesia’.
Disertasi ini membahas perbedaan pola teroris saat beraksi di setiap kota khususnya di Poso, Jakarta dan Surabaya.
Baca Juga : CCTV Longwis Tak Lagi Seragam, Munafri Siapkan Sistem Keamanan Berbasis Zona
Mulai dari pola komunikasi, jaringan serta pesan-pesan yang disampaikan antar teroris hingga pola rekrutmen anggota baru.
Tak hanya itu, ia juga menyebutkan banyak faktor penyebab ISIS melakukan pengeboman.
Salah satunya penjabaran yang salah tentang jihad dan soal radikalisme merupakan bagian terakhir dari pemikiran pelaku terorisme.
Baca Juga : Danny Pomanto Inisiasi Forum Wali Kota Senior, Gagas Konsolidasi Nasional
Pada kesempatan yang sama juga, ia memberikan selamat secara langsung kepada mantan Pangdam XIV Hasanuddin atas gelar barunya.
Danny Pomanto mengatakan disertasi yang diangkat sangat banyak hal yang bermanfaat.
Salah satunya informasi umum hingga khusus terkait terorisme yang telah memakan banyak korban sebelumnya.
“Selamat atas promosi Doktor yang jenderal raih. Tak gampang sampai di titik ini, apalagi judul disertasinya sangat spesifik tentang celah-celah yang bisa digunakan teroris,” ucap Danny Pomanto.
Ia juga berharap ilmu dan hasil pemikirannya dapat bermanfaat dalam mencegah tumbuhnya rekrutmen baru jaringan teroris.
“Saya mendengar ada enam upaya yang disebutkan pak Jenderal dalam disertasinya ini untuk bisa mencegah tumbuhnya jaringan ISIS ke depan. Ini bisa kita terapkan juga di Makassar sebagai langkah antisipasi,” pungkasnya.
Agus Surya Bakti melalui disertasinya berhasil meraih nilai sangat memuaskan. Ia resmi menyandang gelar Doktor dalam Bidang Ilmu Komunikasi Unhas.
Ujian promosi doktornya juga menghadirkan penguji eksternal Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian.

