0%
logo header
Rabu, 03 Juni 2026 19:55

Respon Aduan Warga, Munafri Kerahkan Tim Gabungan Bersihkan Sampah di Kanal Bara-Baraya

Respon Aduan Warga, Munafri Kerahkan Tim Gabungan Bersihkan Sampah di Kanal Bara-Baraya

Menindaklanjuti arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, tim gabungan yang terdiri atas Pemerintah Kecamatan Makassar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Satuan Tugas Drainase Dinas Pekerjaan Umum (PU) diterjunkan untuk melakukan pembersihan serta pengangkutan sampah di kanal yang berada di perbatasan Kecamatan Makassar dan Kecamatan Panakkukang tersebut.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Pemerintah Kota Makassar bergerak cepat menindaklanjuti aduan warga yang viral di media sosial terkait tumpukan sampah di kanal Jalan Inspeksi Kanal, Kelurahan Bara-Baraya Timur, Kecamatan Makassar.

banner pdam

Menindaklanjuti arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, tim gabungan yang terdiri atas Pemerintah Kecamatan Makassar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Satuan Tugas Drainase Dinas Pekerjaan Umum (PU) diterjunkan untuk melakukan pembersihan serta pengangkutan sampah di kanal yang berada di perbatasan Kecamatan Makassar dan Kecamatan Panakkukang tersebut.

Camat Makassar, Tri Sugiarto, mengatakan pihaknya langsung mengambil langkah penanganan setelah mengetahui kondisi tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.

Baca Juga : Dinas PU Makassar Intensifkan Penanganan Drainase Antisipasi Cuaca Ekstrem

“Langkah awal yang saya lakukan setelah viralnya berita di media sosial, saya langsung mengarahkan satgas kecamatan untuk turun melakukan penanganan,” kata Tri Sugiarto, Rabu (3/6).

Menurut Tri, penanganan di lapangan dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai instansi terkait.

“Setelah kami turun, kami langsung dibantu oleh BPBD dan beberapa satgas drainase dari Dinas PU. Alhamdulillah, kami bisa berkolaborasi dalam penanganan ini,” ujarnya.

Baca Juga : Tindaklanjuti Aduan Warga, Pemkot Makassar Bersihkan Kanal Karuwisi–Pettarani

Ia menjelaskan, tumpukan sampah di kanal tersebut bukan merupakan kejadian baru. Selama ini, petugas kebersihan, pemerintah kelurahan, dan satgas kanal rutin melakukan pembersihan setiap hari.

Namun, tingginya volume sampah yang terbawa aliran air menyebabkan penumpukan kembali terjadi dalam waktu singkat.

“Kondisi kanal ini memang seperti ini setiap hari. Pak lurah bersama seluruh staf kebersihan sudah mengarahkan satgas kanal untuk mengangkat sampah yang berada di wilayah Bara-Baraya Timur,” katanya.

Baca Juga : 15 Lapak PKL Ditertibkan, Kecamatan Makassar Utamakan Cara Humanis

Tri menegaskan, kegiatan pembersihan kanal dilakukan secara rutin setiap hari.

Namun saat video yang memperlihatkan kondisi kanal beredar luas, volume sampah yang menumpuk sudah sangat besar.

“Iya, tiap hari kami lakukan pembersihan. Jadi pada saat video itu viral, memang kondisi sampah sudah sangat banyak dan terjadi penumpukan. Volumenya sudah terlalu besar sehingga tidak bisa terbendung lagi,” tuturnya.

Baca Juga : BPBD Makassar Pantau Titik Rawan Banjir di Katimbang, 14 KK Mengungsi

Kondisi memprihatinkan terlihat di sepanjang aliran kanal yang dipenuhi sampah hingga menghambat arus air.

Tri menjelaskan, lokasi tersebut berada di wilayah perbatasan dua kecamatan sehingga sampah yang menumpuk tidak seluruhnya berasal dari warga sekitar.

“Di kanal ini terdapat dua wilayah kecamatan yang berbatasan, yaitu Kelurahan Bara-Baraya Timur, Kecamatan Makassar, dengan wilayah Karuwisi dan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang,” ungkapnya.

Baca Juga : BPBD Makassar Pantau Titik Rawan Banjir di Katimbang, 14 KK Mengungsi

Menurut dia, sebagian besar sampah yang ditemukan merupakan sampah kiriman yang terbawa aliran air dari wilayah lain menuju titik tersebut.

Pemerintah kecamatan, lanjut Tri, tidak melakukan penutupan aliran kanal dan memilih fokus pada upaya pembersihan agar sampah tidak terus menumpuk.

“Betul, ini adalah sampah kiriman. Seandainya kami melakukan penutupan di bagian atas kanal, mungkin sampah tidak akan sampai ke sini,” terangnya.

Baca Juga : BPBD Makassar Pantau Titik Rawan Banjir di Katimbang, 14 KK Mengungsi

Meski demikian, ia mengakui jumlah sampah kiriman yang datang setiap hari semakin sulit dikendalikan sehingga memicu penumpukan besar seperti yang terlihat dalam video yang beredar.

“Karena sampah yang datang sudah tidak bisa terbendung lagi, akhirnya terjadi penumpukan seperti sekarang ini,” tambahnya.

Pemerintah Kecamatan Makassar berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat menjadi solusi untuk mengurangi persoalan sampah di kawasan kanal sekaligus mencegah penyumbatan saluran yang berpotensi menyebabkan banjir saat musim hujan.

Baca Juga : BPBD Makassar Pantau Titik Rawan Banjir di Katimbang, 14 KK Mengungsi

Melalui kesempatan tersebut, Tri juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke dalam kanal dan saluran air.

“Kami mengimbau seluruh warga, khususnya yang berada di sekitar kanal, agar bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Jika kebersihan lingkungan dapat dijaga, penumpukan sampah di kanal seperti ini tentu bisa diminimalkan. Karena itu, kami mohon masyarakat membuang sampah pada tempatnya,” tutup Tri.