0%
logo header
Rabu, 12 Januari 2022 11:17

500 Lorong Wisata Binaan DKP Makassar Bakal Hadir di Empat Kecamatan

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menikmati permainan tradisional di Lorong Wisata Bambapuang || ist
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menikmati permainan tradisional di Lorong Wisata Bambapuang || ist

Sebagai leading sektor, DKP Makassar ditarget menghadirkan 500 lorong wisata. Karena itu, pihaknya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp17 miliar untuk bisa mencapai target.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Seribu lorong wisata akan dihadirkan tahun ini. Sejumlah OPD dilibatkan untuk menyukseskan program prioritas tersebut.

Yakni, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Pariwisata, Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Dinas Peternakan dan Pertanian, hingga Dinas Komunikasi dan Informatika.

Sebagai leading sektor, DKP Makassar ditarget menghadirkan 500 lorong wisata. Karena itu, pihaknya mengalokasikan anggaran sebesar Rp17 miliar untuk bisa mencapai target.

Baca Juga : DKP Sebar 270 Ribu Bibit Cabai di 15 Kecamatan, Target Triwulan III Panen

Hal itu diutarakan Sekretaris DKP Makassar, Ferdy Mohtar. Kata dia, anggaran itu diperuntukkan untuk sejumlah kegiatan. Yakni, belanja jasa, tenaga ahli, desain lorong, hingga budidaya tanaman.

Ferdy menjelaskan program lorong wisata binaan DKP menyasar wilayah dengan prasyarat teknis.

Misalnya, memiliki ruang yang cukup untuk bercocok tanam, memiliki akses sinar matahari yang memadai, serta memiliki sumber air yang cukup.

Baca Juga : Pantau Harga Pangan Jelang Lebaran, Kadis Ketapang: Harga Masih Bisa Dijangkau Warga

“Kita sudah melakukan kajian dan turun survei ke seluruh wilayah di Makassar, mana saja yang cocok untuk program ini. Itu kita lakukan selama enam bulan,” ujar Ferdy, belum lama ini.

Setelah melakukan survei dan pemetaan kluster, pembuatan lorong wisata binaan DKP berpotensi dilakukan di empat kecamatan. Diantaranya, Biringkanayya, Tamalate, Tamalanrea, dan Manggala.

Kelompok-kelompok masyarakat yang ingin terlibat dalam kegiatan lorong wisata diminta untuk mengajukan proposal. Bagi yang memenuhi syarat maka akan dilibatkan dalam program ini.

Baca Juga : Menteri PPPA Sebut Semangat Gotong Royong Perempuan Makassar Bisa Jadi Contoh

“Proposal yang masuk kita seleksi. Selain itu kita minta pendampingan termasuk dari BPKP, jangan sampai nanti ada kelompok-kelompok siluman yang ingin ikut terlibat,” ujar dia.

Dalam menyukseskan program strategis Pemkot Makassar ini, DKP tetap berkolaborasi dengan sejumlah stakeholder.

Seperti Dinas PU dalam hal pembenahan infrastruktur dasar, mulai dari kelengkapan drainase, penataan paving blok, hingga lampu jalan.