0%
logo header
Jumat, 12 November 2021 17:00

2022, Pemkot Makassar Siapkan Rp400 Miliar Bayar Gaji Tenaga Kontrak

Sisa anggaran belanja Pemkot Makassar Rp1,84 Triliun || ilustrasi
Sisa anggaran belanja Pemkot Makassar Rp1,84 Triliun || ilustrasi

Tenaga kontrak Pemerintah Kota Makassar mendapat pos anggaran cukup besar di APBD 2022. Tak tanggung-tanggung, anggaran yang diusulkan sebesar Rp400 miliar lebih. Itu untuk membayar gaji 12 ribu tenaga kontrak.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Tenaga kontrak Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mendapat pos anggaran cukup besar di APBD 2022.

Tak tanggung-tanggung, anggaran yang diusulkan sebesar Rp400 miliar lebih. Itu untuk membayar gaji 12 ribu tenaga kontrak.

Hal itu diutarakan Plt Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar, Helmy Budiman.

Baca Juga : Terbukti Melanggar, Izin Operasional Cafe D’Sultan Pool and Eatery Makassar Resmi Dicabut

“Sekarang kan kita sudah setujui anggarannya, itu di kisaran Rp400 miliar lebih untuk 12 ribu tenaga kontrak,”kata Helmy, Jumat (12/11).

Hanya saja, pemerintah kota masih melakukan rasionalisasi jumlah tenaga kontrak. Apalagi saat ini beredar spekulasi adanya tenaga kontrak fiktif.

“Setelah hasil evaluasi ternyata mungkin ada yang fiktif dan setelah kita analisis beban kerjanya bisa dikurangi, kita akan kurangi,” ujar dia

Baca Juga : Realisasi Investasi Makassar Triwulan I 2024 Rp1,17 Triliun, 46,8% Penyumbang Terbesar di Sulsel

Kata dia, pemerintah kota memiliki waktu sebulan lebih hanya untuk merampungkan pendataan tenaga kontrak di seluruh OPD.

“Kita evaluasi dulu tenaga kontrak yang ada di semua dinas dan kecamatan. Kalau ada tenaga fiktif yang kita dapat tentu akan kita relokasi sesuai dengan kebutuhannya,” ungkap dia.

Helmy menjelaskan proyeksi anggaran yang disusun juga sekaligus untuk menaikkan gaji tenaga kontrak. Nilainya bisa mencapai Rp2,3 juta per bulan.

Baca Juga : Makassar Kota Terbaik Pertama dalam Penerapan SPM TA 2023, Hasil Penilaian Kemendagri

“Proyeksi kita menyentuh angka Rp2,3 juta, mudah-mudahan bisa naik, karena kan sekarang kita sementara mendata semua. Semoga Desember sudah selesai semua,” tutur dia.