MAKASSAR. KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menemui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Jakarta, Rabu (16/4).

Dalam pertemuan tersebut, Munafri atau akrab disapa Appi menyampaikan langsung kondisi di lapangan, khususnya di Kota Makassar pernah mengalami gangguan distribusi gas bersubsidi.
Ia menekankan pentingnya jaminan ketersediaan gas elpiji 3 kilogram bagi masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah.
Baca Juga : Munafri Tekankan Kompetensi dan Keselamatan Nelayan dalam Diklat Pelayaran
“Selain menjalin silaturahmi, saya berdiskusi langsung dengan pak menteri soal solusi konkrit pemenuhan gas elpiji 3 kilogram yang mulai langka di lapangan,” ujar Appi.
Appi menjelaskan dalam pertemuan tersebut, Menteri Bahlil menyebut tidak ada pembatasan distribusi dari pusat.
Kelangkaan tabung gas bersubsidi justru terjadi akibat persoalan distribusi di tingkat pengecer dan pangkalan.
Baca Juga : Perkuat Akuntabilitas, Pemkot Makassar Dorong Konsistensi Kinerja OPD
Pemerintah pusat, kata Appi, siap mendukung penuh upaya pemerintah kota memperbaiki rantai distribusi.
“Kami ingin memastikan gas tersedia di semua titik, bukan hanya di atas kertas, tapi betul-betul bisa diakses warga di lapangan,” tegasnya.
Pertemuan ini sekaligus menjadi ajang reuni singkat antara Appi dan Bahlil yang pernah sama-sama menjabat di kepengurusan HIPMI periode 2015-2018.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Dorong Urban Farming Terintegrasi, Libatkan Warga hingga Komunitas Lorong
Saat itu, Bahlil menjabat sebagai Ketua Umum HIPMI, sementara Appi mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Bidang Agribisnis, Agroindustri, dan Kemaritiman.
Appi berharap komunikasi ini akan membuka jalan bagi penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dan pusat demi menjamin distribusi gas elpiji 3 kilorgam yang lebih merata dan adil di Kota Makassar. (Jie_e)

