MAKASSAR, KATABERITA.CO – Memasuki 2022 dengan tantangan double disrupsi yakni, era teknologi dan Covid-19 yang telah membawa perubahan mendasar dalam tatanan kehidupan di hampir segala dimensi.

Untuk itu, Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Makassar menyiapkan tiga isu sentral dalam membahas tantangan tersebut.
Ketiga isu tersebut, yaitu pertama meningkatkan kualitas, mutu, dan efektivitas kebijakan daerah di lingkup Pemkot Makassar.
Baca Juga : FPTI Makassar Gelar Buka Puasa: Dorong Soliditas Pengurus untuk Tingkatkan Prestasi Atlet
Kedua mengakselerasi pemulihan ekonomi dan mendorong pencapaian peningkatan PAD Makassar menjadi Rp2 triliun dalam perspektif riset dan inovasi yang terpusat pada pengkajian omnibus Makassar Kota Dunia dan Makassar Incorporation.
Ketiga percepatan menuju Makassar sebagai kota yang sangat inovatif.
Kepala Balitbangda Makassar, Andi Bukti Djufrie mengatakan hal tersebut sebagai dasar dari langkah Balitbangda di tahun ini.
Baca Juga : Respons Cepat Dinsos Makassar Penjangkauan ODGJ Penyiraman Air Panas ke Warga
“Isu sentral itu adalah acuan dalam memaksimalkan capaian kinerja Pemkot Makassar,” kata Bukti, Rabu (9/2)
Program yang masuk di Bidang Pembangunan ini juga akan mendorong tujuh inovasi yang akan dipatenkan tahun ini.
Penyelenggaraan program dan kegiatan sebagaimana dimaksud tersebut melibatkan pentaheliks.
Baca Juga : Kejurnas Kelompok Umur 2025, Atlet FPTI Makassar Sumbang Medali untuk Sulsel
Baik pihak akademisi, NGO, LSM, media, masyarakat, dan perangkat daerah terkait.

