MAKASSAR, KATABERITA.CO — Universitas Hasanuddin (Unhas) memperkuat sistem keamanan dan pengawasan dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 guna memastikan proses seleksi berjalan objektif, transparan, dan berintegritas.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof Muhammad Ruslin, mengatakan pihaknya melakukan monitoring menyeluruh di seluruh lokasi ujian sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kendala teknis maupun kecurangan.
“Pengecekan ini kami lakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur sekaligus mencegah potensi kecurangan dalam pelaksanaan UTBK di Unhas,” ujarnya, Senin (13/4).
Baca Juga : 201 Proposal Unhas Lolos Pendanaan BIMA, Jangkau Seluruh Skema
Unhas menyiapkan 15 lokasi ujian yang tersebar di Kampus Tamalanrea dan Kampus Gowa, dengan total 44 ruangan.
Monitoring dilakukan selama dua hari, mencakup pemeriksaan kondisi ruangan, perangkat komputer, stabilitas jaringan, serta sistem pengawasan.
Hasil evaluasi menunjukkan perlunya penguatan pada sejumlah aspek, di antaranya optimalisasi pengawasan berbasis CCTV di beberapa titik serta peningkatan stabilitas dan cadangan jaringan.
Baca Juga : Penyuluhan Hasil Medical Check Up, Puluhan Dosen Unhas Jalani MCU Lanjutan
“Penambahan CCTV menjadi bagian penting untuk memastikan proses ujian berlangsung jujur dan terkendali,” kata Ruslin.
Selain itu, Unhas juga melakukan penyesuaian jumlah lokasi dan ruang ujian guna mengoptimalkan kapasitas serta distribusi peserta.
Ruslin menegaskan, seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Unhas dalam menjaga kualitas dan kredibilitas pelaksanaan UTBK SNBT 2026.
Baca Juga : Penyuluhan Hasil Medical Check Up, Puluhan Dosen Unhas Jalani MCU Lanjutan
“Kami memastikan seluruh aspek, mulai dari infrastruktur hingga sistem pengawasan, telah sesuai standar agar pelaksanaan ujian berjalan lancar dan bebas dari kecurangan,” jelasnya.
Unhas berharap, dengan persiapan yang matang, pelaksanaan UTBK SNBT 2026 dapat berlangsung tertib, efektif, dan menjunjung tinggi prinsip keadilan serta integritas akademik.
Diketahui, Unhas menyiapkan kuota besar hingga 50% untuk penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SNBT 2026, disusul Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 30%, dan jalur mandiri 20%.
Baca Juga : Penyuluhan Hasil Medical Check Up, Puluhan Dosen Unhas Jalani MCU Lanjutan
Sebelumnya, tercatat sebanyak 29.733 pendaftar dinyatakan tidak lulus pada jalur SNBP Unhas karena ketatnya persaingan yang hanya menerima 3.489 orang.

