0%
logo header
Sabtu, 04 September 2021 21:25

Terpilih Pimpin PMII Makassar, Muhammad Ilham Janji Perbaiki Sistem Kaderisasi

Muhammad Ilham terpilih secara aklamasi pimpin Ketua PMII Cabang Makassar || ist
Muhammad Ilham terpilih secara aklamasi pimpin Ketua PMII Cabang Makassar || ist

Usai terpilih sebagai Ketua PMII Cabang Makassar, Muhammad Ilham berkomitmen akan memperbaiki sistem kaderisasi di tingkat komisariat dan rayon. Dia juga berjanji akan menjalankan tugas secara profesional sesuai dengan PO dan AD/ART.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), Muhammad Ilham berjanji akan memperbaiki sistem kaderisasi di tingkat komisariat dan rayon.

Komitmen itu dia utarakan usai terpilih secara aklamasi menjadi Ketua PMII Cabang Makassar masa khidmat 2021/2022 setelah mendapat 35 suara pada Konfrensi Luar Biasa (KLB), Sabtu (4/9).

Muhammad Ilham mendapat dukungan dari enam komisariat dan 29 rayon. Diantaranya, UINAM, Universitas Muslim Indonesia (UMI), Universitas Muhammadiyah (Unismuh), Universitas Indonesia Timur (UIT), Universitas Negeri Makassar (UNM), dan Universitas Bosowa (Unibos).

“Ke depan kita akan memperbaiki sistem kaderisasi kita di PMII Cabang Makassar,” tegas Ilham.

Dia juga berjanji akan menjalankan tugas sesuai sesuai dengan aturan yang berlaku di PMII, baik itu berupa Peraturan Organisasi (PO) maupun Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

“Karena ini tanggung jawab kita untuk tidak melanggar aturan,” papar dia.

Sementara Wakil Sekretaris PMII Cabang Makassar, Ahmad Aaf menilai pengurus cabang banyak melakukan pelanggaran. Salah satunya, tidak pernah melaksanakan rapat kerja (raker).

Selain itu, lanjut Aaf, dalam melakukan resuffle pengurus tidak melalui rapat pleno, serta menghambat kaderisasi di tingkat rayon dan komisariat.

Sehingga melalui KLB ini, Aaf berharap ketua terpilih dapat merumuskan aturan internal melalui musyawarah pimpinan cabang (muspimcab).

“Pengurus cabang kita harap melaksanakan muspimcab untuk merumuskan aturan internal tanpa keluar dari PO ataupun AD/ART. Kita juga meminta agar pengurus cabang bisa merangkul semua komisariat,” harap dia.