MAKASSAR, KATABERITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir kembali menemui konstituen daerah pemilihan (dapil) 2 meliputi Kecamatan Wajo, Ujung Tanah, Tallo, Bontoala, dan Kepulauan Sangkarrang.

Kali ini, tatap muka dengan warga di dua lokasi yakni Jalan Cakalang 7 Kelurahan Totaka, Kecamatan Ujungtanah yang didampingi Lurah Totaka, Binmas, dan Babinsa. Kedua, Jalan Satando 2 Kelurahan Malimongan Kecamatan Wajo.
Pada kesempatan itu, Wahab Tahir mengedukasi warga dalam menghadapi kondisi ekonomi global yang berpotensi terjadi pada tahun depan. Ia mengingatkan warga tentang ancaman resesi ekonomi agar masyarakat pandai mengelola keuangan, kurangi belanja sandang namun perbanyak belanja pangan.
Baca Juga : Pemkot Makassar Komitmen Jalankan Rekomendasi DPRD terhadap LKPJ 2025
Jika ini terjadi, kelak apabila ada kebutuhan masyarakat, silahkan sampaikan langsung kepada dirinya melalui hotline staf pendamping resesnya.
“Sampaikan ke saya. Saya akan bantu sebagai kapasitas sebagai wakil rakyat, selama matahari masih terbit di ufuk timur, masih ada asa dan harapan untuk kita semua. Saya akan bantu maksimal,” kata AWT–akronim namanya, Sabtu (3/12).
Ketua Fraksi Golkar DPRD Makassar ini menambahkan, dirinya duduk di DPRD Makassar selama tiga periode karena ingin menolong dan membantu masyarakat.
Baca Juga : Dugaan Pelanggaran Etik, BK DPRD Makassar Keluarkan Keputusan untuk Dua Anggota Dewan
“Jika ada perlu ta, ada kebutuhan ta terkait kemaslahatan bersama, sampaikan langsung ke saya baik bertatap muka maupun hotline, saya bantuki. Saya berikrar untuk tidak tinggalkanki, apalagi jika saya kembali diberi mandat sebagai wakil rakyat,” imbuhnya yamg diaminkan seratusan hadirin.
Kemudian, titik reses terakhir di Jalan Satando, AWT juga menaruh harapan sama. Mantan eksponen 98 ini meminta masyarakat menyampaikan langsung keluhannya kapan pun dan di mana saja.
“Selagi itu demi kemaslahatan rakyat, itu kewajiban kami sebagai wakil rakyat di parlemen untuk menindaklanjuti sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku,” katanya disambut tepuk tangan. (*)

