
MAKASSAR, KATABERITA.CO – Inovasi Sigadis alias Siswa dan Tenaga Pendidik Sehat sangat membantu sekolah dalam memastikan kesehatan seluruh guru maupun siswa di wilayah kerja Puskesmas Ballaparang.
Inovasi ini digagas oleh Surianti, petugas atau inovator Puskesmas Ballaparang.
Baca Juga : BRIDA Makassar Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual dan Kesiapan Eviden IGA 2026
Inovasi ini dimulai pada 2017 lalu dengan nama Guru Sehat (Gurat) yang kemudian berkembang menjadi ‘Sigadis’ pada 2020 lalu.
“Kami buat inovasi ini agar semua guru dan siswa bisa kami pantau (kesehatannya),” ucap Surianti.
Surianti melihat bahwa perlu ada upaya untuk menekan prevelensi merokok di kalangan pelajar karena itu sangat berdampak bagi kesehatan mereka.
Baca Juga : BRIDA Makassar Permudah Akses Data dan Kolaborasi Penelitian Lewat Sigap Riset
“Risiko rokok berbahaya, dari 324 siswa di wilayah kerja kami, ada 98 siswa melebihi ambang batas normal kadar CO, ada yang sampai 14 ppm, padahal kadar CO dalam paru-paru normalnya 4 ppm,” sebutnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Makassar Nirman Mungkasa menyampaikan inovasi ini sangat bermanfaat.
Apalagi inovasi ini terkait dengan kesehatan tenaga pendidik dan siswa.
Baca Juga : BRIDA Kota Makassar Evaluasi Program dan Perkuat Koordinasi Internal
Sehingga diharapkan inovasi ini bisa membawa perubahan dan mengatasi masalah yang terjadi di lingkungan sekolah.

