MAKASSAR, KATABERITA.CO – 33 peserta yang lulus seleksi administrasi pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemerintah Kota Makassar mengikuti tahapan uji kompetensi (assesment) di Pusat Pembelajaran SKMP LAN, Antang-Makassar, Senin (25/8).

Para peserta memperebutkan sembilan jabatan eselon II yang saat ini lowong atau diisi pelaksana tugas (plt).
Diantaranya, Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Baca Juga : Pemkot Makassar Hadirkan 40 Lampu Tenaga Surya di Kepulauan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Penataan Ruang, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dirut RSUD Daya, dan Sekretaris DPRD.
“Kita berharap hasil seleksi ini memberikan gambaran bahwa orang-orang yang duduk di posisi itu punya kemampuan atau kapabilitas,” tegas Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin usai memberikan arahann kepada seluruh peserta.
Lebih lanjut, Munafri mengungkapkan mereka yang terpilih adalah orang-orang yang layak.
Baca Juga : Munafri Tekankan Kompetensi dan Keselamatan Nelayan dalam Diklat Pelayaran
Hasilnya pun dapat dilihat dari hasil uji kompetensi yang dilakukan hari ini. Sehingga peserta yang ikut seleksi dapat memperlihatkan kemampuannya.
“Namanya kompetisi, ada yang lolos ada yang tidak. Kalau tidak lolos bisa coba lagi, atau mungkin ada posisi lain yang lebih sesuai,” tuturnya.
Ia pun menegaskan tidak ada perlakuan khusus bagi peserta yang saat ini menjabat sebagai plt. Semua harus mengikuti proses seleksi.
Baca Juga : Perkuat Akuntabilitas, Pemkot Makassar Dorong Konsistensi Kinerja OPD
Dari hasil seleksi akan ditetapkan tiga nama pada masing-masing jabatan untuk disetor ke wali kota selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).
“Kita lihat dulu scoring atau bobotnya berapa persen. Kita akan melakukan wawancara dan menelusuri track record. Jadi scoring itu menjadi dasar tapi bukan satu-satunya penentu,” tutupnya

