MAKASSAR, KATABERITA.CO – Rencana pembangunan Gedung Khazanah Kearsipan Kota Makassar diharapkan menjadi tonggak penting dalam upaya pelestarian arsip dan penguatan layanan kearsipan kepada masyarakat.

Hal ini mengemuka dalam kunjungan kerja Dinas Kearsipan Kota Makassar ke Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) pada 6–8 Oktober 2025.
Kepala Dinas Kearsipan Kota Makassar, Fahyuddin Yusuf menjelaskan bahwa gedung khazanah kearsipan dirancang tidak hanya sebagai tempat penyimpanan arsip, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan layanan informasi publik.
Baca Juga : Pemkot Makassar Perkuat Tata Kelola Kearsipan melalui Refleksi Akhir Tahun
Gedung tersebut direncanakan akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas utama.
Antara lain ruang penyimpanan arsip statis dan dinamis, ruang digitalisasi arsip, ruang restorasi dan konservasi arsip, ruang layanan informasi publik dan edukasi kearsipan, serta diorama arsip budaya Sulawesi Selatan.
Kepala Bidang Perlindungan dan Penyelamatan Arsip Dinas Kearsipan Kota Makassar, Andi Arfan, menyampaikan bahwa keberadaan gedung khazanah kearsipan sangat penting dalam menjaga memori kolektif daerah agar tetap lestari dan dapat diakses oleh generasi mendatang.
Baca Juga : Dinas Kearsipan Makassar Bahas Program Kerja 2026, Fokus Penguatan Perlindungan Arsip
“Gedung khazanah kearsipan akan menjadi pusat penyelamatan dan pelestarian arsip bernilai sejarah, sekaligus sarana pembelajaran bagi masyarakat tentang perjalanan dan identitas Kota Makassar,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa saat ini pembangunan gedung khazanah arsip tengah berlangsung di Provinsi Riau, dan diharapkan Kota Makassar dapat mengikuti langkah tersebut sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian arsip dan sejarah daerah.
Melalui rencana pembangunan gedung ini, Dinas Kearsipan Kota Makassar berharap pengelolaan arsip daerah semakin tertib, aman, dan berkelanjutan, serta mampu mendukung transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.

