MAKASSAR, KATABERITA.CO — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-101, Senin (11/8/2025).

Upacara peringatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di halaman kantor PDAM Makassar.
Peringatan ini menjadi momentum bagi PDAM untuk memperkuat komitmen dalam memberikan layanan air bersih yang berkualitas bagi masyarakat.
Baca Juga : Dugaan Pelanggaran Etik, BK DPRD Makassar Keluarkan Keputusan untuk Dua Anggota Dewan
Sekretaris Komisi B DPRD Kota Makassar, Andi Tenri Uji Idris, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, berharap PDAM terus berinovasi dan memperluas jangkauan pelayanan, terutama di wilayah yang masih kesulitan mendapatkan akses air bersih.
“Kami berharap PDAM terus berinovasi dan menjalin kerja sama lintas sektor agar masyarakat di daerah yang belum terjangkau, khususnya di Dapil V — Mamajang, Mariso, Tamalate, termasuk Barombong — bisa menikmati layanan air bersih,” ujar Tenri Uji.
Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan agar PDAM benar-benar menghadirkan pelayanan publik yang prima.
Baca Juga : APBD 2026 Diketok Rp5,175 Triliun, Stadion Untia, TPA Antang dan Jembatan Barombong Masuk Prioritas
“Yang perlu dibenahi menurut saya adalah masalah pelayanan. PDAM perlu lebih maksimal lagi dalam melayani masyarakat agar kepercayaan publik semakin meningkat,” tambahnya.
Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Makassar lainnya, Kasrudi, menilai PDAM perlu terus memperkuat kinerja dari sisi pendapatan dan inovasi perusahaan. Ia berharap capaian positif yang telah diraih selama ini bisa terus dipertahankan bahkan ditingkatkan.
“PDAM ini punya peran ganda — sebagai badan usaha tapi juga punya tanggung jawab sosial. Karena itu, kami berharap ada perbaikan berkelanjutan. Kalau sudah bagus, ya ditingkatkan lagi, atau paling tidak dipertahankan,” ungkap Kasrudi.
Baca Juga : Panja Banggar DPRD Makassar Sebut APBD 2026 Butuh Pendekatan Agresif
Ia juga menekankan pentingnya transparansi pengelolaan dan efisiensi operasional agar PDAM tidak hanya fokus pada profit, tetapi juga pada pemerataan layanan air bersih untuk seluruh warga Makassar.
“Kami ingin PDAM hadir sebagai perusahaan yang sehat secara ekonomi, tetapi tetap berpihak pada masyarakat kecil yang membutuhkan akses air bersih,” ujarnya menutup. (*)

