0%
logo header
Kamis, 01 Februari 2024 17:39

Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah, Legislator PPP Abdul Wahid Perjuangkan Siswa SD/SMP Terima Beasiswa

Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah, Legislator PPP Abdul Wahid Perjuangkan Siswa SD/SMP Terima Beasiswa

Anggota Komisi D DPRD Makassar Abdul Wahid berharap tak ada lagi anak usia sekolah di Makassar yang khawatir akan biaya pendidikan.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Anggota Komisi D DPRD Makassar Abdul Wahid berharap tak ada lagi anak usia sekolah di Makassar yang khawatir akan biaya pendidikan.

Karena itu, Abdul Wahid terus memperjuangkan agar anak-anak usia sekolah khususnya mereka yang kurang mampu bisa mendapat beasiswa.

Hal itu ia tekankan saat melakukan Sosialisasi Penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1/2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan di Hotel Maxone, Kamis (1/2).

Baca Juga : Anggaran Penggunaan Panel Surya di Makassar Ditaksir Ratusan Miliar

“Ada banyak beasiswa yang bisa diberikan seperti KIP/PIP,” tegas Legislator PPP itu.

Selain melalui Program Indonesia Pintar (PIP) dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Pemkot Makassar juga menyiapkan beasiswa baik kepada siswa kurang mampu maupun berprestasi.

Beasiswa ini diberikan khususnya bagi siswa SD/SMP kurang mampu agar bisa tetap melanjutkan pendidikan. Sehingga ia mendorong agar beasiswa yang diberikan pemerintah tepat sasaran.

Baca Juga : Disdik Target Seribu Beasiswa Anak Lorong di 2024

“Jadi ini sudah menjadi konsen kami di Komisi D untuk memerhatikan pendidikan kita. Sehingga kalau ada masalah khususnya di beasiswa, pasti kita tanyakan,” ujarnya.

Pejabata Fungsional Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar Syarifuddin menjelaska jika saat ini sudah ada beberapa siswa-siswi SD/SMP yang menerima beasiswa PIP.

Namun diluar itu, Disdik telah menyalurkan 3 ribu beasiswa bagi siswa-siswi SD/SMP yang kurang mampu dan berprestasi pada 2023 lalu.

Baca Juga : Yayasan PSPK Ajak Pemkot Makassar Kolaborasi Tingkatkan Kualitas Pendidikan Lewat LDB

“Tahun lalu kita sudah salurkan 3 ribu beasiswa, 2 ribu dari Disdik dan seribu Baznas. Program itu kita lanjutkan kembali tahun ini,” jelasnya.

Melalui program-program tersebut, pihaknya berharap tidak ada lagi anak putus sekolah di Maksssar. Itu tentu sejalan dengan Visi-Misi Wali Kota Makassar semua anak harus sekolah.