MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto batal melantik tiga pejabat hasil seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemkot Makassar.

Ketiganya yakni Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), dan Inspektorat.
Tersisa lima pejabat yang akan bersaing ketat memperebutkan ketiga posisi tersebut.
Mereka adalah Chaidir, Muh Hatim Salim, Azma Sulistia Ekayanti, Syamsul Bahri, dan Yusri Jabir
Chaidir berpeluang menduduki posisi Kepala Disdukcapil dan Dinas Pengendalian Penduduk dan KB.
Meski begitu, Chaidir harus bersaing ketat dengan Muh Hatim Salim untuk memperbutkan posisi Kepala Disdukcapil Makassar.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Arifuddin Lantik Sembilan Pejabat Eselon II
Sebab salah satu pesaing di Disdukcapil yakni Mahyuddin telah dilantik sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo)
Sedangkan di DPPKB, Chaidir mesti bersaing dengan Yusri Jabir. Pasalnya, Achi Soleman sudah dilantik sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA).
Begitu pula untuk jabatan Inspektorat, hanya Syamsul Bahri dan Azma Sulistia Ekayanti yang harus bersaing merebut posisi tersebut.
Baca Juga : Pemkot Makassar Umumkan Tiga Besar Sembilan Jabatan Lowong
Dahyal yang namanya masuk tiga besar telah dilantik lebih dulu sebagai Sekretaris DPRD Makassar.
Danny mengungkapkan untuk melantik pejabat baru di Disdukcapil memerlukan izin khusus dari Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).
Begitu pula untuk jabatan Inspektorat mesti ada rekomendasi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel).
Baca Juga : Skor Lelang Eselon II Tengah Dirampungkan, Tiga Nama Siap Diajukan ke Wali Kota
“Tergantung izin, kan izinnya Inspektorat dari provinsi. Sementara Disdukcapil dari kementerian langsung, jadi kita tunggu itu,” kata Danny, baru-baru ini.
Bukan hanya tiga pejabat eselon II, pihaknya juga kesulitan melantik pejabat lain di instansi tersebut. Sebab sejauh ini belum ada izin dari pihak terkait.
Apalagi, Danny ingin melakukan perombakan total di tubuh Inspektorat Makassar. Sehingga dia berharap izin dari instansi terkait segera keluar.
Baca Juga : Skor Lelang Eselon II Tengah Dirampungkan, Tiga Nama Siap Diajukan ke Wali Kota
“Gara-gara ini (izin) bidang tidak bisa dilantik, karena kan bergeser,” ujar dia.

