0%
logo header
Selasa, 23 Mei 2023 20:27

Kepala Dinas PU Makassar Turun Langsung Tinjau Pembersihan Eceng Gondok di Kanal Adyaksa

Kepala Dinas PU Makassar Zuhaelsi Zubir didampingi Kepala Bidang PSDA dan Drainase Nurhidayat Sukardin meninjau lokasi pengerukan sedimen di Saluran Sekunder Adyaksa, Selasa (23/5). || istimewa
Kepala Dinas PU Makassar Zuhaelsi Zubir didampingi Kepala Bidang PSDA dan Drainase Nurhidayat Sukardin meninjau lokasi pengerukan sedimen di Saluran Sekunder Adyaksa, Selasa (23/5). || istimewa

Pengerukan sejumlah saluran sekunder di Kota Makassar ini bagian dari upaya Pemkot Makassar dalam mengantisipasi penyumbatan air diakibatkan sedimen, sampah, maupun tumbuhan.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar Zuhaelsi Zubir turun langsung meninjau pengerukan drainase di saluran sekunder Adyaksa, Selasa (23/5).

banner pdam

Pengerukan sejumlah saluran sekunder di Kota Makassar ini bagian dari upaya Pemkot Makassar dalam mengantisipasi penyumbatan air diakibatkan sedimen, sampah, maupun tumbuhan.

Turut hadir mendampingi Kepala Bidang PSDA dan Drainase Nurhidayat Sukardin, PPID Dinas PU, Satgas Drainase, serta pemerintah setempat.

Baca Juga : Dinas PU Makassar Intensifkan Penanganan Drainase Antisipasi Cuaca Ekstrem

Kepala Dinas PU Makassar Zuhaelsi Zubir menyampaikan pembersihan kali ini adalah eceng gondok dan gulma yang ada di saluran sekunder.

“Ini dilakukan dalam rangka mengoptimalkan fungsi saluran drainase sehingga dapat meminimalisir genangan yang terjadi selama ini,” kata Zuhaelsi.

Pembersihan eceng gondok dan pengerukan sedimen dilakukan dengan menggunakan alat berat berupa Excavator Amphibi dan Excavator Spider.

Baca Juga : Pemkot Makassar Teken LoI dengan Nihon SUIDO, Segera Implementasikan Sistem Banjir Real-Time

Dengan adanya pengerukan sedimen dan pembersihan eceng gondok, maka lanjut Zuhaelsi Zubir diharapkan saluran dapat berfungsi optimal dan mencegah terjadinya genangan.

“Khususnya di wilayah Panakukang, Toddopuli, Hertasning, Pampang, BTN CV Dewi dan Pampang,” harap Zuhaelsi.