0%
logo header
banner dprd makassar
Minggu, 15 Mei 2022 22:00

Kepala Dinas Pariwisata Dampingi Danny Undang Langsung Saudagar Bugis-Makassar Hadiri F8

Kepala Dinas Pariwisata Dampingi Danny Undang Langsung Saudagar Bugis-Makassar Hadiri F8

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Kepala Dinas Pariwisata Muhamamd Roem secara khusus mengundang langsung saudagar Bugis-Makassar untuk menghadiri event Makassar Eight Festival and Forum (F8).

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Makassar, Muhammad Roem menghadiri gala dinner dan closing ceremony Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXII, di Anjungan Pantai Losari, Minggu (15/5).

Pada moment tersebut, Roem berharap keterlibatan saudagar Bugis-Makassar untuk turut serta membantu pemulihan ekonomi Kota Makassar di tengah pandemi Covid-19.

“Pertemuan ini diharapkan mampu menjadi wadah silaturahmi untuk dapat saling berkolaborasi dalam mengembangkan usaha mereka melihat banyaknya potensi yang dimiliki Sulawesi Selatan, secara khusus Kota Makassar,” kata Roem.

Baca Juga : Dispar Makassar Terima Kunker DPRD Tabalong, Bahas Peran Pariwisata dalam Kesejahteraan Warga

Sementara, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto secara khusus mengundang langsung saudagar Bugis-Makassar untuk menghadiri event Makassar Eight Festival and Forum (F8).

Rencananya, event yang masuk top sepuluh Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu akan berlangsung pada September 2022, mendatang.

“F8 Insya Allah kita gelar September nanti, dengan protokol kesehatan yang ketat. Vaksinasi Covid-19 juga sudah hampir 100%,” singkat Danny.

Baca Juga : Event Makassar F8 Ramai Dikunjungi Wisatawan Asing

Danny ingin saudagar Bugis-Makassar ikut andil dalam setiap pembangunan Kota Makassar. Karena itu, dia memperkenalkan program jangka panjang khususnya proyek infrastruktur Pemkot Makassar.

“Kami terbuka untuk saudagar Bugis-Makassar, karena itu kami perkenalkan rencana pembangunan kita. Makassar incorporate memperlihatkan pertumbuhan ekonomi Makassar masih stabil di angka 8%,” tutupnya.