MAKASSAR KATABERITA.CO – Tahapan lelang jabatan eselon II lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai bergulir.

Pemerintah kota sudah membentuk panitia seleksi usai mengantongi izin dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).
Pansel diketuai Prof Aminuddin Ilmar.
Baca Juga : SIMKS hingga Ukom BKN, BKPSDM Makassar: Bangun Kepemimpinan Kepsek Berintegritas
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Makassar, Andi Siswanta Attas mengatakan tinggal menunggu rapat pansel sebelum jadwal lelang diumumkan.
“Rapat pansel tanggal 11 bulan ini, izin Insya Allah sudah keluar semua,” singkat Siswanta.
Saat ini, terdapat 24 jabatan eselon II yang masih lowong dan hanya diisi pelaksana tugas (plt).
Baca Juga : Wali Kota Munafri Arifuddin Lantik Sembilan Pejabat Eselon II
Diantaranya, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Inspektorat, Satpol PP, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Dinas Pekerjaan Umum (PU).
Dinas Penataan Ruang, Badan Pengelolaan dan Keuangan Aset Daerah (BPKAD), Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda).
Baca Juga : Pemkot Makassar Umumkan Tiga Besar Sembilan Jabatan Lowong
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Pariwisata (Dispar), Dinas Pertanahan.
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP), Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Kesehatan (Dinkes), Sekretaris DPRD Makassar.
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).
Baca Juga : Skor Lelang Eselon II Tengah Dirampungkan, Tiga Nama Siap Diajukan ke Wali Kota
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Kebudayaan, Dinas Perdagangan (Disdag), dan Dinas Ketahanan Pangan (DKP).
“Seluruh jabatan yang lowong ini hasil job fit kemarin,” ujar dia.
Setelah rapat pertemuan, kata Siswanta, semua proses lelang akan diserahkan ke panitia seleksi.
Baca Juga : Skor Lelang Eselon II Tengah Dirampungkan, Tiga Nama Siap Diajukan ke Wali Kota
Mulai dari jadwal, persyaratan, hingga penilaian akhir.
“Target kita 7 Desember itu sudah ada hasil. Kalau untuk jadwal pendaftarannya kita tunggu setelah rapat pansel,” tutur Siswanta.

