0%
logo header
Jumat, 05 Agustus 2022 14:42

Gelar Reses, Apiaty K Amin Syam Terima Aspirasi Warga Losari Terkait Drainase Buruk

Gelar Reses, Apiaty K Amin Syam Terima Aspirasi Warga Losari Terkait Drainase Buruk

Anggota DPRD Makassar, Apiaty K Amin Syam Beri Sambutan Acara Reses di Kelurahan Losari, Kecamatan Ujung Pandang, Jumat (5/8)

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Apiaty K Amin Syam menggelar temu konstituen bersama masyarakat Jalan Datu Museng Lorong 1 Kelurahan Losari, Kecamatan Ujung Pandang.

banner pdam

Kegiatan yang digelar Legislator Golkar ini merupakan Reses III Masa Persidangan III Tahun persidangan 2021/2022.

Mewakili warga Lorong satu, Lurah Losari, Muh Farid Kasim menyampaikan terima kasih kepada Apiyati, sebab telah menyambangi warga untuk di dengar aspirasinya.

Baca Juga : Dugaan Pelanggaran Etik, BK DPRD Makassar Keluarkan Keputusan untuk Dua Anggota Dewan

“Kami berterimakasih atas terselenggaranya kegiatan ini yakni temu konstituen,” ujarn Muh Farid, Jumat (5/8).

Sementara, Warga Lain, Ansar menyampaikan mengatakan kondisi Datu Museng yang kerap keluhkan drainase yang buruk.

“Masalah kami disini adalah drainase dan pengeloaan sampah. Kami juga kekurangan tempat sampah,” ucapnya.

Baca Juga : APBD 2026 Diketok Rp5,175 Triliun, Stadion Untia, TPA Antang dan Jembatan Barombong Masuk Prioritas

Terkait hal tersebut, Anggota DPRD Makassar Apiaty K Amin Syam mengungkapkan masalah drainase bukan hanya terjadi di Datu Museng tetapi di seluruh dapilnya.

“Drainase yang meluap ini memang menganggu hingga membuat macet. hampir semua dapil saya terjadi. Banyak masalah terkait drainase mulai dari drainase meluap dan dangkal,” ujarnya

“Pengerjaan drainase ini juga kadang kala tidak tepat, seharusnya pemerintah persiapkan drainase sekunder dan tersiar agar mampu menghalau banjir,” sambungnya.

Baca Juga : Panja Banggar DPRD Makassar Sebut APBD 2026 Butuh Pendekatan Agresif

Terkait pengelolaan sampah, menurut kader Golkar ini masalahnya pada masyarakat misalnya buang sampah sembarangan. Lebih jauh dirinya berharap masyarakat lebih lebih kreatif dan cerdas mengelola sampah.

“Masyarakat harusnya cerdas mengelola sampah misalnya membagi sampah sesuai jenisnya. Untuk bak penampungan sampah baiknya masyarakat patungan sedikit demi sedikit untuk membeli bak sampah yang bisa digunakan bersama,” imbuhnya. (*)