MAKASSAR, KATABERITA.CO – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) telah menyiapkan tiga inovasi untuk mewujudkan Makassar menuju kota metaverse.

Yaitu Digital Smart Irrigation, Smart Lorong Garden Berbasis Artificcial Intelegent dan Machine Learning, serta Digitalisasi Market Production With Virtual Reality (VR) Technology.
Kepala DKP Makassar, Muhammad Rheza mengatakan inovasi Smart Irrigation akan membantu kelompok tani dalam mengontrol penyiraman tanaman.
Baca Juga : Intens Pengawasan, Tim DKP Makassar Uji Sampel Pangan di Pasar Terong
Sebab inovasi ini menggunakan teknologi smartphone yang akan terhubung dengan sistem.
“Jadi masyarakat kelompok tani cukup menyiram tanaman dari handphonennya, ada aplikasi yang sudah diatur jam berapa menyiram tanaman,” kata Rheza, Senin (18/4).
Inovasi Smart Lorong Garden Berbasis Artificcial Intelegent dan Machine Learning akan memperkenalkan lebih banyak robot dan kecerdasan buatan dalam pertanian.
Baca Juga : DKP Makassar Kembali Gelar GPM, Upaya Jaga Stabilisasi Harga Pangan
“Kecanggihan lainnya, teknologi ini juga akan menghitung indeks kualitas udara, indeks panas, tingkat ketahanan pangan, interaksi sosial ekonomi di lorong,” tuturnya.
Kata Rheza, penggunaan dan pengembangan teknology ini akan bekerjasama Collarado University, Virginia Institue, ITB, UGM dan Unhas.
Sementara, inovasi ketiga yakni Digitalisasi Market Production With Virtual Reality (VR) Technology.
Baca Juga : Soal PSAT, Kabid Keamanan Pangan DKP Makassar Sebut Sarana Uji Aman Penting
“Penggunaan perangkat virtual reality memudahkan konsumen melakukan transaksi dengan pemilihan yang tepat untuk produk pangan di lorong,” tutup Rheza.

