0%
logo header
Selasa, 16 Mei 2023 20:32

Danny Pomanto Jadi Pemateri di Lokakarya Kurikulum Pascasarjana UMI, Paparkan Makassar Dua Kali Tambah Baik

Danny Pomanto Jadi Pemateri di Lokakarya Kurikulum Pascasarjana UMI, Paparkan Makassar Dua Kali Tambah Baik

Danny Pomanto memaparkan beberapa hal penting dalam konsep pemerintahannya yang memiliki relasi kuat dengan kajian akademik atau dunia pendidikan .Salah satu aspek yang menjadi penekanan ialah bagaimana membangun kota untuk dua kali tambah baik.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto didaulat menjadi pemateri dalam Lokakarya Visi-misi dan Kurikulum Program Pascasarjana UMI, di Hotel Claro, Selasa (16/5).

banner pdam

Lokakarya ini ini Mengusung tema Tantangan dan Strategi Peningkatan Daya Saing dalam Pemenuhan Kebutuhan Dunia Kerja.

iklan pemprov sulsel

Danny Pomanto memaparkan beberapa hal penting dalam konsep pemerintahannya yang memiliki relasi kuat dengan kajian akademik atau dunia pendidikan.

Baca Juga : Munafri Arifuddin Unjuk Skill Memasak, Raih Juara I Lomba Masak Antar Kepala Daerah di HUT ke-357 Sulsel

Salah satu aspek yang menjadi penekanan Danny Pomanto ialah bagaimana membangun kota untuk dua kali tambah baik.

Aspek itu diantaranya, membangun kota lebih cepat (faster), resiliensi atau kuat tangguh, more better (selalu lebih baik), dan adaptif terhadap perubahan.

Kata Danny Pomanto semua aspek itu erat kaitannya dengan pendidikan terutama perguruan tinggi.

Baca Juga : Kenal Pamit Kapolda Sulsel, Wali Kota Makassar Apresiasi Djuhandani dan Sambut Awal Chairuddin

“Sebagaimana kata Presiden Jokowi bahwa dalam membangun kota tidak boleh dilakukan rutinitas. Jadi harus faster atau lebih cepat dari biasanya, harus adaptif karena perubahan yang terjadi begitu cepat. Makanya kemampuan adaptasi menjadi bagian sangat penting,” kata Danny Pomanto.

Danny Pomanto menyebutkan ketangguhan meliputi ekonomi, sosial, hingga kebencanaan.

Olehnya, pembangun kota yang Resiliensi, Sombere and Smart City menjadi poin penting sekaligus membutuhkan peran darimpara akademisi untuk mewujudkan mimpi tersebut.

Baca Juga : Munafri Paparkan Inovasi Gunung Sari dalam Penilaian Kelurahan Berprestasi 2026

Apalagi, saat ini dunia dihadapkan dengan begitu banyak tantangan. Mulai populasi, hidrometeorologi (climate change), geopolitik (perang) dan pangan.

Lantaran bencana pangan itu, dirinya mengarahkan agar Makassar fokus untuk melengkapi ekosistem pangan di lorong-lorong terutama lorong wisata. Olehnya tercipta food security atau ketahanan pangan.

Itu terbukti di Lorong Wisata Sidney. Orang nomor satu di Makassar ini menyebut Lorong Wisata ialah sebuah multi inovasi yang melibatkan masyarakat secara keseluruhan sehingga ada fungsi pemberdayaan.

Baca Juga : Munafri Dorong Event Besar di Makassar Beri Dampak Ekonomi bagi UMKM

Ia juga menjelaskan resiliensi secara ekonomi, yakni pihaknya terus mempromosikan branding Makassar Kota Makan Enak.

Upaya itu merupakan salah satu langkah paling nyata untuk menurunkan angka inflasi di Kota Makassar serta menguatkan pertumbuhan ekonomi naik hingga 5,40%.

Dan hal utama lainnya, ialah membangun Makassar melalui dunia baru yaitu Makaverse atau Makassar Metaverse.

Baca Juga : Munafri Dorong Event Besar di Makassar Beri Dampak Ekonomi bagi UMKM

Sejak resmi diperkenalkan ke masyarakat pada Maret 2022 lalu, konsep Makaverse atau sebuah duplikasi dunia nyata ke virtual kian matang.

Alumnus arsitektur Unhas ini mengaku Metaverse penting untuk diterapkan agar masyarakat tidak gampang didikte pihak yang memiliki kekuatan teknologi.

Penerapan konsep Makaverse pun, ujar dia, sudah dimulai dari lorong atau gang yang merupakan sel sebuah kota.

Baca Juga : Munafri Dorong Event Besar di Makassar Beri Dampak Ekonomi bagi UMKM

Tercatat hingga saat ini sudah ada 229 lorong dari 1.096 Lorong Wisata yang sudah dibuatkan database dalam bentuk QR Code.

Dalam QR Code itu sudah terdapat ID, KTP, data keluarga, digital address berupa titik koordinat, data kesehatan, hingga data keuangan.

Meski akan menghadapi banyak tantangan ke depan, Danny Pomanto tetap optimistis konsep Makaverse bisa diterapkan paling tidak mulai dari hal yang paling kecil yakni dari lorong.

Baca Juga : Munafri Dorong Event Besar di Makassar Beri Dampak Ekonomi bagi UMKM

Bahkan dari 1.096 Lorong Wisata yang sudah ada telah dilengkapi CCTV, WiFi, avatar, hingga dibentuk dengan konsep tiga dimensi sehingga memudahkan aparat penegak hukum memonitoring aksi kriminal dan lainnya di lorong-lorong.