0%
logo header
Selasa, 05 September 2023 21:21

Danny Pomanto Apresiasi Kabanpenda Bawa Pakinta Hingga Ke Jepang

Danny Pomanto Apresiasi Kabanpenda Bawa Pakinta Hingga Ke Jepang

Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kepala Badan Pendapatan Daerag (Kabanpenda) Kota Makassar atas prestasinya.

banner pdam

 

banner pdam

 

MAKASSAR, KATABERITA.CO — Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kepala Badan Pendapatan Daerag (Kabanpenda) Kota Makassar atas prestasinya.

Baca Juga : Wawali Makassar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Segerakan Operasi Pasar

Ia berhasil membawa Aplikasi Pakinta hingga ke Jepang.

“Saya merasa bangga dan mengapresiasi inovasi Pakinta yang bisa mendunia. Satu-satunya perwakilan Indonesia dari Makassar,” ucap Danny.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Makassar Firman Hamid Pagarra, menjadi pembicara pada “Regional Workshop on Strengthening Property Tax Management to Enhance Local Revenue” yang diadakan di Takaoka, Jepang pada hari Selasa 05 September 2023.

Baca Juga : Respon Cepat Fatmawati Rusdi Kunjungi Langsung Penderita Gizi Buruk di Manggala

Pelatihan workshop yang diselenggarakan oleh Asian Development Bank ADB, mengundang 23 peserta dari 10 negara yakni Armenia, Kamboja, Indonesia, Kyrgyz Republic, Laos, Nepal, Philipina, Tiongkok, Sri Langka, dan Thailand. Dari Indonesia ada 2(dua) peserta lainnya yakni Direktur Pendapatan Kemendagri, Hendriwan Imron dan Mirni Sumiyati, Analis Pajak Direktorat Pendapatan Dirjen Keuangan Daerah.

Selain Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Makassar, ada beberapa narasumber internasional lainnya diantaranya, Stephane Gil (Senior International Property Tax Consultant, ADB), Paul Bidanset (International Property Tax Management Consultant-IT System ADB), Krishna Pathak (Senior Public Management Officer, ADB), Sirinun Maikong, (Economist, Tax Policy Bureau, Fiscal Policy Office, Ministry of Finance, Thailand) dan Roy Kelly, (Professor Emeritus of the Practice of Public Policy, Sanford School of Public Policy, Duke University).

Mantan Kadis DPM-PTSP ini memaparkan tentang peningkatan PAD Pendapatan Asli Daerah Kota Makassar yang ditopang oleh adanya aplikasi PAKINTA (Pajak Terintegrasi dan Terdigitalisasi) dan juga pemetaan peta blok Pajak Bumi Bangunan (PBB-P2).

Baca Juga : Konsen Zero Stunting, Fatmawati Rusdi Distribusikan Bantuan Telur

“Semenjak adanya PAKINTA, terjadi kenaikan pembayaran PBB dari kisaran angka 180 Miliar Rupiah di Tahun 2021 menjadi 213 Miliar di Tahun 2022. Begitupun dengan adanya pemetaan peta blok PBB yang berbasis GIS di 2 (dua) kecamatan Manggala dan Tamalate di Tahun 2022 menjadikan kenaikan dari total 98,428 Nomor Objek Pajak di tahun 2021 menjadi 108,192 Nomor Objek Pajak di Tahun 2022” tegas Firman.

Lebih jauh, mantan alumni S2 Australia ini menjelaskan bagaimana Public Engagement dalam hal pemetaan peta blok PBB melibatkan peran dari Tokoh Masyarakat, Ketua RT, Ketua RW demi mengetahui detail titik lokasi NOP dari para wajib pajak.

“Dengan adanya kedua sistem tersebut PAKINTA dan Pemetaan Peta Blok PBB menjadikan kondisi PAD Kota Makassar menjadi 1,3 Triliun dari tahun sebelumnya dan akan menuju PAD 2 Triliun sesuai dengan yang tercantum dalam Visi dan Misi Kota Makassar” ujar Firman Pagarra