MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengancam tidak segan-segan akan memidanakan oknum yang mencoba menimbun minyak goreng.

Ancaman itu dikeluarkan di tengah langkanya minyak goreng pasca pemerintah mengeluarkan kebijakan satu harga Rp14 ribu per liter.

“Sekali lagi saya sampaikan bahwa menimbun di saat-saat seperti ini adalah pidana,” tegas Danny, baru-baru ini.
Baca Juga : Munafri Arifuddin Unjuk Skill Memasak, Raih Juara I Lomba Masak Antar Kepala Daerah di HUT ke-357 Sulsel
Danny juga menegaskan tidak boleh ada pelaku usaha yang menerapkan harga di atas harga eceran tertinggi (HET).
“Mekanisme pasar kalau stok kurang harga naik, makanya penyakitnya adalah menimbun. Kalau di dapat menimbun saya kira pihak kepolisian tidak akan pernah main-main soal itu,” papar dia.
Diketahui, stok minyak goreng di sejumlah ritel modern menipis. Bahkan ada beberapa yang kosong beberapa hari terakhir.
Baca Juga : Kenal Pamit Kapolda Sulsel, Wali Kota Makassar Apresiasi Djuhandani dan Sambut Awal Chairuddin
Kondisi itu diakui salah satu pengunjung saat ditemui di salah satu ritel modern. Dia mengaku kesulitan mencari minyak goreng.
“Kosong minyak goreng, saya juga sudah pergi cari di beberapa Alfamart dan Indomaret tapi kosong,” ucap Ani.

