PURWOKERTO, KATABERITA.CO – Anggota BPK RI Pius Lustrilanang dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).

Pius Lustrilanang dikukuhkan Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq sebagai Profesor Kehormatan dalam Bidang Ilmu Manajemen Pemerintahan Daerah.
Pengukuhan Pius berlangsung dalam Sidang Terbuka Senat yang digelar di Auditorium Graha Widyatama Prof Rubijanto Misman Unsoed, Purwokerto, Jawa Tengah, Jumat (8/9).
Baca Juga : Kenakan Passapu Khas Bugis-Makassar, Munafri Hadiri HUT ke-69 Kodam XIV/Hasanuddin
Selain dihadiri Ketua BPK RI Isma Yatun, Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadim Makarim, dan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.
Turut hadir pula Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan.
Danny Pomanto mengucapkan selamat atas gelar baru Pius Lustrilanang sebagai Profesor Kehormatan dalam Bidang Ilmu Manajemen Pemerintahan Daerah di Unsoed.
Baca Juga : MIWF 2026 Resmi Dibuka, Pemkot Makassar Perkuat Dukungan Ruang Budaya
“Selamat kepada Prof Pius Lustrilanang atas gelar barunya. Semoga bermanfaat bagi masyarakat, khususnya Unsoed,” kata Danny Pomanto.
Ia pun berharap gelar Profesor Kehormatan baru yang disandang Pius Lustrilanang ke depan dapat memberikan manfaat bagi pemerintah daerah.
Apalagi saat pengukuhan, Profesor Pius Lustrilanang menyampaikan orasi ilmiah yang berjudul Delapan Dimensi Resiliensi Pemerintah Daerah.
Baca Juga : Pemkot Makassar Seleksi Imam Kelurahan, Fokus pada Kualitas dan Peran Sosial
Di mana itu menjelaskan pentingnya pemerintah daerah dalam mengukur resiliensi.
Penelitian tersebut memuat delapan dimensi ketahanan, yakni praktik manajemen risiko, kemampuan kepemimpinan, kemampuan teknologi informasi, kemampuan manajemen aliansim, kemampuan merumuskan strategi, kemampuan mengembangkan produk atau layanan baru, resiliensi organisasi dan resiliensi keuangan organisasi.

