0%
logo header
Kamis, 25 Mei 2023 23:31

Ciptakan Longwis Ramah Penyandang Disabilitas, DPPPA Gelar Sosialisasi Perlindungan Khusus

Ciptakan Longwis Ramah Penyandang Disabilitas, DPPPA Gelar Sosialisasi Perlindungan Khusus

Sosialisasi DPPPA Makassar ini sangat penting dilaksanakan dikarenakan masih banyak terjadi tindak diskriminasi kepada anak penyandang disabilitas.

MAKASSAR, KATABERITA.CO Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Makassar menggelar sosialisasi pengembangan komunikasi informasi dan edukasi yang memerlukan perlindungan khusus.

Mengangkat tema “Perlindungan khusus bagi anak penyandang disabilitas di Lorong Wisata”

Ini menunjukkan keseriusan Pemkot Makassar melalui Bidang Perlindungan Khusus Anak DPPPA dalam melindungi hak-hak anak penyandang disabilitas.

Baca Juga : Pj Sekda Dorong DPPPA Lahirkan Inovasi Pendukung Program Jagai Anakta’

Sosialisasi ini sangat penting dilaksanakan dikarenakan masih banyak terjadi tindak diskriminasi kepada anak penyandang disabilitas.

Olehnya itu, kegiatan ini menghadirkan seluruh tripika kecamatan seperti Bhabinkamtibmas, Babinsa, Camat, Lurah, Shelter Warga, RT/RW, Masyarakat setempat di Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo.

“Kegiatan ini salah satu upaya untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan aksesibel bagi penyandang disabilitas sehingga mereka dapat menikmati pengalaman wisata dengan aman, nyaman, dan setara,” ucap Kepala Bidang Perlindungan Khusus Anak (PKA) DPPPA Makassar, Sulfiani Karim, Kamis (25/5).

Baca Juga : DPPPA Makassar Gandeng KPU Ajak Perempuan Tidak Golput di Pemilu 2024

Untuk mewujudkan hal tersebut, Sulfiani mengatakan perlunya ada sinergitas, saling bahu membahu dan memperhatikan hak-hak penyandang disabilitas.

“Kepekaan tokoh masyarakat, aparat hukum sekitar tempat tinggal anak penyandang disabilitas wajib adanya demi menciptakan rasa aman,” ungkapnya.

Sementara, Narasumber dari Akademisi Unhas, Andi Hasbi Poke menjelaskan salah satu langkah awal agar hak anak penyandang disabilitas terpenuhi dengan memperhatikan ruang lingkup seperti aksebilitas fisik dan petunjuk aksebilitas.

Baca Juga : Puluhan Penyandang Disabilitas Ikut Karnaval Budaya Hari Jadi Kota Makassar ke-416

“Jalanan harus rata, ada pegangan yang mudah dijangkau, toilet khusus kebutuhan penyandang disabilitas dan tanda-tanda arah yang bisa terbaca untuk semua jenis disabilitas,” pungkasnya.