MAKASSAR, KATABERITA.CO – Sebanyak 16 ribu kepala keluarga (KK) di Kota Makassar masuk dalam daftar miskin ekstrem.

Kepala Bidang Sosial dan Budaya Bappeda Makassar Noptiadi mengatakan jumlah itu berdasarkan data dari Kemenko PMK.
“Ini menjadi sumber data bagi teman-teman di kelurahan untuk melakukan verifikasi,” ungkap Noptiadi, Senin (19/6).
Baca Juga : Pemkot Makassar Catat Realisasi Belanja 13% di Triwulan I APBD 2026
Dari 16 ribu KK, lanjut Noptiadi, wilayah yang mendominasi berada di Kecamatan Tallo dan Makassar.
“Di dua kecamatan itu karena ini erat kaitannya dengan beberapa indikator terkait akses layanan publik,” tuturnya.
Noptiadi mengatakan akses layanan publik menjadi indukatorbPensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
Baca Juga : Pemkot Makassar Matangkan Arah Pembangunan 2027 Lewat Forum Konsultasi Publik RKPD
“Baik itu layanan akses ke puskesmas dan lain sebagainya,” pungkasnya.
Karenanya, ia pun menarget pendapatan warga yang masuk dalam daftar kemiskinan ekstrem tahun ini dapat meningkat menjadi Rp28 ribu perhari.
Jumlah ini tentu naik dua kali lipat mengingat pendapatan masyarakat yang tergolong miskin ekstrem sebesar Rp11 ribu per hari.
Baca Juga : Aliyah Mustika Ilham Tekankan Program Pembangunan 2026 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
“Ini tentunya didukung dengan program dari pemerintah kota,” tutupnya.

