MAKASSAR, KATABERITA.CO – Bappeda Kota Makassar mencatat realisasikan APBD 2023 hingga triwulan I masih di bawah 50%.

Hal itu diungkapkan Kepala Bappeda Kota Makassar Helmy Budiman saat diwawancara beberapa waktu lalu.
Ia mengungkapkan dari Rp5,6 triliun APBD Kota Makassar, realisasinya baru sekitar 21% atau Rp1,2 triliun.
Baca Juga : Pemkot Makassar Catat Realisasi Belanja 13% di Triwulan I APBD 2026
Meski begitu, sejauh ini sudah ada beberapa proyek fisik yang sudah taken kontrak. Nilainya ditaksir mencapai Rp600 miliar
“Dari Rp5,6 triliun, untuk yang sudah cair Rp1,2 triliun atau sekitar 21,20%,” singkat Helmy.
Kata Helmy, capaian dari masing-masing OPD bervariasi. Ada yang sudah di angka 37% tapi ada juga yang masih di bawah 10%.
Baca Juga : Pemkot Makassar Matangkan Arah Pembangunan 2027 Lewat Forum Konsultasi Publik RKPD
“Dinas Pekerjaan Umum (PU) realisasinya masih di angka 7%. Tapi perlu kita tahu karena sudah ada yang berkontrak otomatis angka 7% tidak bisa dijadikan patokan karena sudah ada yang berkontrak,” jelasnya.
Bappeda bahkan berencana akan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) triwulan kedua untuk medengarkan penjelasan masing-masing OPD.
Namun berdasarkan hasil evaluasi sementara ada beberapa yang menjadi kendala. Seperti administrasi, kekosongan pejabat, dan ada juga beberapa persoalan yang mesti dikoordinasikan dengan stakeholder terkait.
Baca Juga : Aliyah Mustika Ilham Tekankan Program Pembangunan 2026 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
“Seperti Macca dan Sirkuit harus berkoordinasi dengan LKPP dannInspektorat. Nah ini memang banyak faktor sehingga kita berusaha mempush dan kita akan lihat, kita tanya OPD-nya. Saat monev semester I kita akan review kembali,” tutupnya.

