MAKASSAR, KATABERITA.CO – Rancangan peraturan daerah (Ranperda) jadi hal dasar yang diprioritaskan sebelum program-program di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dijalankan.

Untuk itu, Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Makassar melibatkan 17 dalam pengkajian naskah akademiknya.
Kedua Ranperda tersebut, yaitu Omnibus Makassar Kota Dunia dan Makassar Incorporated.
Baca Juga : BRIDA Makassar Dorong Inovasi OPD Dapat Bintang Tiga
Kepala Balitbangda Makassar, Andi Bukti Djufri mengatakan penyelenggaraan kedua riset strategis ini melibatkan 17 pakar ahli dengan berbagai latar belakang multi disiplin ilmu.
“Pakar atau ahli itu berlatar belakang hukum tata negara, administrasi dan birokrasi pemerintahan, ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan sebagainya,” ujar Bukti, Jumat (14/1)
Andi Bukti menjelaskan kedua ranperda ini menjadi prioritas pada awal program Balitbangda.
Baca Juga : BRIDA Makassar Tekankan Inovasi OPD Wajib Ada Pengembangan
Hal itu karena kedepannya aturan ini jadi acuan seluruh program strategis pemerintah kota.

