MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto geram banyaknya laporan ASN nonkrong di warung kopi (warkop) pada jam kerja.

Dia memberikan tugas khusus ke Balitbangda untuk mengetahui lebih jauh alasan ASN yang aktif di warkop.
Danny mengungkapkan hal tersebut ketika melantik 457 pejabat eselon II, III, dan IV hasil mutasi di Anjungan Pantai Losari Makassar, Kamis (2/6).
Baca Juga : FPTI Makassar Gelar Buka Puasa: Dorong Soliditas Pengurus untuk Tingkatkan Prestasi Atlet
Menurutnya, masih banyak pejabat yang tidak bekerja secara profesional.
“Jangan ki cokko-cokko (sembunyi-sembunyi), jangan terlalu banyak di warkop. Kerja. Saya ini orang suka minum kopi tiap hari 15 kali. Tapi lihat waktunya,” kata Danny dalam sambutannya.
Kepala Balitbangda Makassar, Andi Bukti Djufrie mengatakan wali kota ingin mengetahui apa dan seperti apa kepentingan para ASN di warkop itu.
Baca Juga : Respons Cepat Dinsos Makassar Penjangkauan ODGJ Penyiraman Air Panas ke Warga
“Pak wali mau melihat, apakah mereka yang nongkrong itu memang tidak punya kerjaan, atau bagian dari bentuk pelayanan langsung ke masyarakat,” kata Bukti.
Untuk itu, pihaknya diberikan tugas khusus kedepan meriset hal apa yang mendasari perilaku ASN tersebut.
Sebab, wali kota melihat hal ini menjadi laporan ASN yang setiap tahunnya ada.
Baca Juga : Kejurnas Kelompok Umur 2025, Atlet FPTI Makassar Sumbang Medali untuk Sulsel
“Jadi kita akan melihat dari sisi manfaat dan kerugian,” tuturnya.

