0%
logo header
Rabu, 01 Oktober 2025 15:31

Usai Alami Kerugian, PDAM Catat Laba Bersih Rp5,1 Miliar per September 2025

Usai Alami Kerugian, PDAM Catat Laba Bersih Rp5,1 Miliar per September 2025

Sejak menjabat sebagai Plt Direktur Utama PDAM Makassar pada April 2025, Hamzah Ahmad berhasil mengembalikan kinerja perusahaan dari kondisi merugi menjadi mencatatkan keuntungan.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Sejak menjabat sebagai Plt Direktur Utama PDAM Makassar pada April 2025, Hamzah Ahmad berhasil mengembalikan kinerja perusahaan dari kondisi merugi menjadi mencatatkan keuntungan.

banner pdam

Dari posisi rugi Rp5,3 miliar pada akhir April 2025, PDAM Makassar kini mencatat laba bersih Rp5,1 miliar per September 2025.

Capaian ini tidak datang begitu saja, melainkan hasil rangkaian program prioritas yang disusun secara sistematis bersama Plt Direktur Keuangan PDAM Nanang Supriyatno.

Baca Juga : PDAM Makassar Jadi Rujukan, DPRD Wajo Pelajari Strategi Pengelolaan Air Bersih

Hamzah Ahmad menekankan bahwa transformasi perusahaan air minum harus menyentuh semua aspek: keuangan, pelayanan teknis, sumber daya manusia, tata kelola, hingga kolaborasi eksternal.

Langkah pertama yang dilakukan adalah perbaikan kinerja keuangan perusahaan. Ia memperkenalkan pemanfaatan teknologi perbankan dengan sistem pembayaran digital melalui QRIS.

Dengan sistem ini, pelanggan bisa lebih mudah membayar tagihan, sementara arus kas perusahaan tercatat lebih transparan.

Baca Juga : Siaga El Nino, PDAM Makassar Percepat Sumber Alternatif hingga Distribusi Darurat

Hamzah juga menerapkan visi, misi, dan core value PDAM Makassar dengan tagline “SEGERA” (Saling menghargai, Efisien, Good governance, Empati, Responsif, Amanah). Core value ini dijadikan pedoman seluruh karyawan dalam melayani masyarakat.

Sumber daya manusia juga tidak luput dari perhatian. Ia melakukan asesmen pegawai, menilai kinerja, dan merampingkan jumlah karyawan yang dinilai gemuk.

Kebijakan ini berhasil menurunkan beban biaya pegawai serta meningkatkan produktivitas.

Baca Juga : Perbaikan Pipa Selesai, PDAM Makassar Mulai Pulihkan Distribusi Air

Dalam memperkuat kelembagaan, Hamzah menjalin kerja sama strategis dengan sejumlah institusi. Polrestabes Makassar digandeng untuk pengamanan objek vital PDAM selama tiga tahun.

Kejaksaan Negeri Makassar dilibatkan untuk pendampingan hukum dan penanganan kasus perdata.

Sementara itu, BPKP menjadi mitra dalam pelatihan dan pendampingan penerapan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) selama lima tahun ke depan.

Baca Juga : PDAM Makassar Perkuat Tata Kelola lewat Pelatihan Risiko dan Audit

Dari sisi teknis, Hamzah mengeksekusi pengerjaan besar yang sempat tertunda. Koneksi jaringan pipa induk Pa’baeng-baeng, yang terbengkalai selama lima tahun akibat masalah perizinan, akhirnya bisa diselesaikan.

Koneksi pipa di Tallojuga berhasil dihidupkan kembali untuk memperkuat distribusi di kawasan timur kota.

Sementara koneksi pipa di Jalan Pontiku sedang menunggu izin dari Balai Jalan sebelum dieksekusi.

Baca Juga : PDAM Makassar Perkuat Tata Kelola lewat Pelatihan Risiko dan Audit

Semua ini ditujukan untuk memastikan pemerataan air bersih, khususnya di kawasan utara Makassar yang selama ini masih terkendala.

Selain itu, Hamzah sukses mengeksekusi program prioritas Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham (MULIA) yakni pemasangan sambungan air gratis untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Hingga September 2025, lebih dari 600 sambungan baru gratis sudah terpasang.

Baca Juga : PDAM Makassar Perkuat Tata Kelola lewat Pelatihan Risiko dan Audit

Program ini disebut sebagai tonggak penting dalam menghadirkan layanan publik yang inklusif dan berkeadilan.

Transformasi PDAM tidak berhenti pada capaian saat ini. Sejumlah program jangka menengah juga tengah disiapkan Hamzah.

Salah satunya adalah penerapan smart panel untuk efisiensi energi listrik yang kini masuk tahap uji coba. Jika berhasil, smart panel akan menurunkan biaya operasional listrik secara signifikan.

Baca Juga : PDAM Makassar Perkuat Tata Kelola lewat Pelatihan Risiko dan Audit

Selain itu, dilakukan kajian pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) di kawasan timur kota dengan kapasitas 1.000 liter/detik lengkap dengan jaringan distribusinya.

Proyek ini diproyeksikan menjadi penopang utama distribusi air bersih di masa depan, seiring pertumbuhan penduduk Makassar.

Hamzah juga menyiapkan penerapan meter digital untuk perumahan elit di Kota Makassar.

Baca Juga : PDAM Makassar Perkuat Tata Kelola lewat Pelatihan Risiko dan Audit

Inovasi ini ditargetkan mampu meningkatkan akurasi pencatatan pemakaian sekaligus mendorong efisiensi pelayanan.

Pada level regulasi internal, Hamzah menyusun peraturan direksi terkait kepegawaian, struktur organisasi, serta tata cara perjalanan dinas (SPPD).

Penyusunan aturan ini diselaraskan dengan regulasi Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan berdasarkan hasil audit BPKP dan BPK.

Baca Juga : PDAM Makassar Perkuat Tata Kelola lewat Pelatihan Risiko dan Audit

Saat ini pula, tim audit dari BPKP dan BPK sedang melakukan pendampingan menyeluruh atas keuangan dan tata kelola perusahaan.

Semua langkah itu memberi dampak langsung terhadap kinerja perusahaan.

Jika sebelumnya PDAM berada dalam posisi rugi Rp5,3 miliar pada April 2025, kini perusahaan berhasil mencatatkan laba bersih Rp5,1 miliar pada September 2025.

Baca Juga : PDAM Makassar Perkuat Tata Kelola lewat Pelatihan Risiko dan Audit

Plt Direktur Keuangan Perumda Air Minum Kota Makassar, Nanang Supriyatno menilai, capaian ini bukan semata angka, tetapi bukti nyata dari transformasi menyeluruh.

Perbaikan finansial didukung oleh efisiensi anggaran, pemangkasan pos yang tidak produktif, serta penurunan tingkat kebocoran air (NRW).

Dengan pengelolaan teknis dan manajerial yang lebih terukur, kepercayaan publik mulai tumbuh kembali.

Baca Juga : PDAM Makassar Perkuat Tata Kelola lewat Pelatihan Risiko dan Audit

“Capaian ini membuktikan, tanpa harus menaikkan tarif, kita bisa tingkatkan pendapatan jika sistem dikelola dengan benar,” jelas Nanang.

Bahkan, dengan sejumlah inovasi dan perbaikan yang dijalankan, PDAM Makassar kini menjadi tujuan studi tiru bagi PDAM dari berbagai daerah, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Topik yang dipelajari mulai dari penanganan kebocoran air, tata kelola SDM, hingga strategi memperbaiki kinerja keuangan.

Baca Juga : PDAM Makassar Perkuat Tata Kelola lewat Pelatihan Risiko dan Audit

Hamzah Ahmad menegaskan bahwa capaian ini hanyalah awal dari perjalanan panjang.

“Kami ingin menghadirkan perusahaan air minum yang profesional, bersih, dan dipercaya publik. Semua langkah ini untuk memastikan layanan air bersih yang merata, aman, dan berkelanjutan bagi warga Makassar,” ujarnya.

Terkait dengan isu bahwa kepemimpinan Hamzah Ahmad “tidak membawa kemajuan” dalam waktu lima bulan jelas tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Baca Juga : PDAM Makassar Perkuat Tata Kelola lewat Pelatihan Risiko dan Audit

Capaian keuangan, inovasi pelayanan, perluasan akses air bersih, hingga penguatan tata kelola perusahaan menjadi bukti nyata bahwa PDAM Makassar sedang berada pada jalur transformasi yang sehat.

Perubahan dalam perusahaan daerah skala besar memang tidak dapat diukur hanya dalam hitungan minggu.

Namun, langkah-langkah strategis yang sudah ditempuh menunjukkan arah yang jelas: memperbaiki kondisi keuangan, memperluas pelayanan, menata organisasi, serta menyiapkan inovasi jangka panjang.

Baca Juga : PDAM Makassar Perkuat Tata Kelola lewat Pelatihan Risiko dan Audit

Hamzah optimis dengan kombinasi efisiensi, inovasi teknologi, perbaikan tata kelola, dan penguatan sinergi eksternal, mampu menjawab tantangan besar perkotaan: menyediakan air bersih bagi seluruh masyarakat, tanpa terkecuali.