MAKASSAR, KATABERITA.CO – Dinas Perdagangan (Disdag) Makassar menggelar Trade Expo sebagai wadah promosi perdagangan dan investasi yang berfokus pada pemberdayaan pelaku usaha lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Kegiatan ini berlangsung di Trans Studio Mall selama dua hari, Sabtu–Minggu Agustus 2025.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar, Evy Aprialti, menjelaskan bahwa expo ini dirancang untuk memfasilitasi promosi produk unggulan daerah, membuka peluang kerja sama perdagangan dan investasi, serta meningkatkan daya saing UMKM.
Baca Juga : Dinas Perdagangan Makassar Ajak Masyarakat Pantau Harga Pangan Lewat Aplikasi Sembakota
“Expo ini memberi ruang interaksi antara pelaku usaha dengan konsumen, investor, dan buyer profesional,” jelas Evy.
Selain pameran produk, rangkaian kegiatan juga diisi dengan diskusi bersama narasumber, live demo, music performance, hingga kuis interaktif untuk pengunjung.
Evy optimistis jejaring yang terbangun melalui expo ini akan membantu UMKM Makassar bersaing secara berkelanjutan.
Baca Juga : Dinas Perdagangan Makassar Tingkatkan Perlindungan Konsumen Lewat Pengawasan Metrologi Legal
“Dengan jejaring yang dibangun, kami optimistis UMKM Makassar mampu bersaing secara berkelanjutan,” tegasnya.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menilai Trade Expo sebagai momentum strategis bagi UMKM untuk memperluas jangkauan pasar.
Ia menekankan pentingnya perencanaan matang sebelum memasuki pasar yang lebih luas.
Baca Juga : Evy Aprialti Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif Lewat Makassar Craft Expo
“Trade expo artinya mempertemukan produsen di tempat yang tepat supaya terjadi transaksi yang lebih detail dan berkelanjutan,” ujar Munafri.
Menurutnya, pemberdayaan UMKM harus bermuara pada kemampuan ekspor.
Namun sebelum itu, pelaku usaha perlu membenahi berbagai hal seperti kontinuitas produksi, ketersediaan bahan baku, kualitas produk, hingga keberlanjutan pasar.
Baca Juga : Sambut HUT Makassar ke-418, Dinas Perdagangan Gelar Operasi Pasar Murah Lewat Program MDC
Munafri mencontohkan komoditas kopi sebagai produk bernilai ekspor tinggi.
“Bahannya melimpah, mudah diolah, dan pasarnya ada di hampir seluruh dunia. Produk seperti ini harus kita dorong agar memiliki nilai ekspor,” tambahnya.
Selain kualitas, ia juga menekankan pentingnya kemasan sebagai daya tarik utama produk.
Baca Juga : Sambut HUT Makassar ke-418, Dinas Perdagangan Gelar Operasi Pasar Murah Lewat Program MDC
“Packaging adalah wajah dari produk. Kalau kemasannya bagus, nilai jualnya tentu lebih tinggi. Ini harus dikontrol sejak proses produksi hingga penjualan agar memenuhi standar ekspor,” tegasnya.
Trade Expo Disdag Makassar diharapkan menjadi pintu bagi UMKM lokal menuju pasar internasional melalui peningkatan kualitas, jejaring, dan peluang kerja sama yang lebih luas.

