0%
logo header
banner dprd makassar
Jumat, 23 September 2022 19:43

Tim Pusaka Makassar Bentukan Dinas Pertanahan Selamatkan Tiga Aset Pemkot

Tim Pusaka Makassar Bentukan Dinas Pertanahan Selamatkan Tiga Aset Pemkot

PUSAKA MAKASSAR yang dibentuk Dinas Pertanahan Kota Makassar melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota Makassar Nomor 2593/310 05 Tahun 2022 itu telah berhasil menyelamatkan tiga aset pemerintah kota.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Keberadaan Tim Pengembalian Fungsi Fasilitas Umum dan Fasilitas Sosial Pemerintah Kota Makassar atau PUSAKA MAKASSAR memberi angin segar.

Pasalnya tim yang dibentuk Dinas Pertanahan Kota Makassar melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota Makassar Nomor 2593/310 05 Tahun 2022 itu telah berhasil menyelamatkan tiga aset pemerintah kota.

Tim PUSAKA MAKASSAR diinisiasi langsung oleh Kepala Dinas Pertanahan Kota Makassar Akhmad Namsum. Ia menyebut tiga aset yang ditertibkan memiliki luasan kurang lebih 700 meter persegi.

Baca Juga : Puluhan Tahun Dikuasi Oknum, Dinas Pertanahan Tertibkan Aset Pemkot Makassar di Jalan Yusuf Dg Ngawing

“Ada dua di Jalan Yusuf Dg Ngawing itu luasnya 500 meter persegi, dan tadi pagi yang ketiga di Kompleks PDAM Makassar Jalan Ratulangi seluas 200 meter persegi,” kata Akhmad Namsum, saat konferensi pers, di Kantor Dinas Pertanahan Balai Kota, Jumat (23/9).

Ia menerangkan aset yang diselamatkan di Jalan Yusuf Dg Ngawing berupa lahan dan rumah dinas yang sudah dikuasai anak mantan pejabat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar era 90-an.

“Kita sudah mengembalikan lahan yang dikuasai selama berpuluh-puluh tahun. Alhamdulillah kita kembalikan fungsinya sebagai lahan pemkot,” ujar dia.

Baca Juga : Dipagari ‘Oknum’, Camat Panakkukang Tinjau Fasum di Toddopuli

Saat melakukan penertiban, PUSAKA MAKASSAR selalu mengedepankan sikap yang persuasif dan humanis.

Hal itu pula yang dilakukan sehingga tiga aset yang selama ini dikuasai pihak lain bisa kembali menjadi milik pemerintah kota.

“SK Wali Kota ini adalah dasar rujukan kita untuk menertibkan dan Insya Allah akan kita tingkatkan lagi regulasinya,” tutupnya.