MAKASSAR, KATABERITA.CO – Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Makassar menggelar Seminar Kemajuan kegiatan Penelitian dan Pengembangan Perindustrian dan Perdagangan di Ruang Rapat Sekda Balaikota Makassar, Senin (28/8).

Kepala Balitbangda Makassar Andi Bukti Djufrie mengatakan penelitian ini mengambil judul soal Peran Lorong Wisata dalam Upaya Pengendalian Inflasi di Kota Makassar.
“Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya mendukung pelaksanaan program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Danny-Fatma. Khususnya dari sisi riset dan kajian agar program berjalan terarah dan tepat sasaran,” kata Andi Bukti Djufrie.
Baca Juga : Kota Makassar–Palu Jajaki City to City Cooperation, Munafri: Sinergi Jadi Kunci
Seminar Kemajuan Penelitian dan Pengembangan Perindustrian dan Perdagangan merupakan tahap awal dalam penelitian ini.
Di mana pada tahapan ini diberikan gambaran terkait latar belakang permasalahan dalam pemilihan topik serta metode yang akan digunakan dalam melakukan penelitian.
“Saya mengapresiasi kegiatan yang telah dilakukan oleh seluruh panitia Balitbangda Kota Makassar dengan melakukan tahapan sebagai sebuah proses ilmiah yang menjadi ciri khas sebuah penelitian,” jelasnya.
Baca Juga : Gerak Cepat Dishub Makassar dan BKPSDM, Taspen Salurkan Santunan untuk Ahli Waris Petugas PJU
Harapannya, kata Andi Bukti–sapaan akrabnya, tim peneliti dapat menghasilkan karya-karya ilmiah yang bermanfaat bagi pemerintah Kota Makassar.
Kemudian, penelitian yang sifatnya ilmiah ini akan memberikan sumbangsih pemikiran dalam pembangunan Daerah Kota Makassar.
“Tentunya rekomendasi yang dihasilkan harus memuat gambaran konsep, pola, model ataupun desain yang dapat diproduksi dan diaplikasikan langsung oleh Pemerintah Kota Makassar,” pungkasnya.
Baca Juga : FPTI Makassar Gelar Buka Puasa: Dorong Soliditas Pengurus untuk Tingkatkan Prestasi Atlet
Diketahui, Ketua Tim Peneliti Zainal Abidin dan Narasumber Pembanding Anas Iswanto Anwar.
Peserta yang hadir perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan, dan Dinas Pariwisata serta pejabat lingkup Pemkot Makassar.

