MAKASSAR, KATABERITA.CO – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Makassar kesulitan menangani kabocoran pipa distribusi di Jalan AP Pettarani.

Hal itu dikerenakan ruangan Distribusi Kebocoran Air (DAK) disegel petugas Satpol PP Makassar.
Penyegelan itu merupakan imbas dari pencopotan jajaran direksi dan dewan pengawas perusahaan daerah (perusda).
Baca Juga : Andi Syahrum Paparkan Strategi Atasi Krisis Air, Pasokan ke Wilayah Utara Mulai Membaik
Humas PDAM Makassar, Anugrah Alkautzar mengatakan laporan kebocoran pipa tersebut sudah diterima sejak sore kemarin.
Hanya saja tidak bisa langsung tertangani lantaran semua peralatan berada di ruang DAK.
“Kita mau perbaiki tapi ruangan tim penanganan kebocoran disegel Satpol PP,” singkat Angga, Rabu (8/12).
Baca Juga : PDAM Makassar Pastikan Tagihan Pelanggan di Bara-Baraya Utara Mengacu pada Hasil Baca Meter
Angga berharap kebocoran pipa distribusi di Jalan AP Pettarani bisa segera ditangani.
Sebab hingga saat ini kehilangan air diperkirakan sudah mencapai 500 kubik.
“Kita harap segel ini bisa segera dicabut biar teman-teman bisa cepar bekerja,” ucap dia.
Baca Juga : PDAM Makassar Tegaskan Layanan Air Masih Aman, Prediksi 30 Hari Disebut Skenario Kemarau Ekstrem
Terpisah, Anggota Tim Percepatan Penataan BUMD, Benny Iskandar menyampaikan pihaknya telah berkoordinasi dengan Satpol PP agar mencabut segel di ruangan DKA.
“Saya sudah lihat. Saya sudah koordinasi dengan Satpol PP karena mereka yang bisa cabut itu,” papar dia.

